Pulang lembur Sabtu lalu, seperti biasa, disuguhi kemacetan parah di arah keluar kota Malang. Sejak daerah Blimbing, sudah terasa lalu lintas mulai tersendat. mendekati flyover Arjosari, antrian kendaraan mulai tidak bergerak. Hal yang rutin terjadi dan dialami semua pengendara baik R2 dan R4 kala weekend di jalur keluar masuk kota Malang. Bersama ciput, saia juga terjepit di antrian kemacetan di bawah flyover. Setelah merambat, akhirnya, arus terhenti total dekat persimpangan rel KA. Saat itulah, pandangan mata kok ya ndilalah, tertuju pada sebuah mobil ambulance yang juga terjebak kemacetan. Tak ada yang spesial dengan Suzuki APV berkelir silver dengan strip kuning hijau dan tulisan ambulance serta logo salah satu daerah di Jawa Timur. Juga lengkap dengan sirine dan lampu strobo merah di bagian atas mobil. Saat itu, semua lampu dan sirine kondisi mati. Eh, dari spion, kok terlihat, sang pengemudi, mungkin kisaran umur 30-40 tahunan, sambil merokok dan mengobrol dengan penumpang perempuan di sebelahnya, hanya mengenakan, maaf, semacam kaos singlet tanpa lengan warna hitam.
Belum habis keheranan saia, dari jendela penumpang tengah yang terbuka, tiba-tiba nongol sesosok kepala anak kecil, yang ternyata dengan santainya melongok ke depan belakang, kanan kiri, memperhatikan kemacetan yang terjadi. Kalau nggak salah lihat, posisi si bocah sedang dipangku oleh orang dewasa.
Saia sempatkan sedikit maju untuk melongok, apa sih isi sebenarnya mobil ambulance ini, kok rasanya ada yang janggal. Walah, ternyata, sepertinya dipakai semacam keluarga, dengan keperluan yang sama sekali tidak berhubungan dengan medis dan kesehatan. Ada 1 anak kecil lain, dan 2 orang dewasa di dalamnya, yang spertinya, juga sehat-sehat saja. Maaf, kondisi bagian dalam ambulance ini tidak bisa saia foto karena berbagai alasan.
Menjadikan tanda tanya, segampang itu kah alih fungsi kendaraan (dinas) yang bertolak belakang dengan kegunaanya? Mencoba berpikir posisif, mungkin itu hanya oknum pengguna, yang secara kebetulan saja, sekalian jalan dengan kendaraan ambulance, ada kepentingan lain.
Bagiamana pendapat masbro en mbaksis? 😉
Fotonya cewek yg di samping sopir mana
LikeLike
jiah….wis emak-emak, mau???
LikeLike
gpp… saya suka yg udah expert…
LikeLike
hlukkkkk…we o we 😆
mantap lek..ntar ya tak carikno 😆
LikeLike
siapppp… kl bs yg lokasi dekat lek… wakakak…
LikeLike
mobil siaga desa kab jombang om, jadi tiap desa pasti punya mobil ginian. boleh dipinjem warga desa tsb dg syarat tertentu, cmiiw.
LikeLike
oh, begitu ya mas bro…sipp
makasih infonya..sekaligus klarifikasi
tapi, yaaa…rada gimana ya, secara fisik ambulance tapi pemakaiannya rada tidak sesuai CMIIW
LikeLike