Cop busi Honda CB150R rentan sobek, waspada

Pagi masbro, apa kabar?

Artikel ini, bersumber dari pengalaman pribadi saia dengan ciput, Honda CB150R gen 1 tunggangan sehari-hari saat mencari nafkah. Lebay šŸ˜† Berawal dari gejala mbrebet si ciput pada suatu pagi. Sementara, saia diamkan saja saat itu, sambil berpikir, ah, mungkin busi-nya sudah rada soak, maklum, kalo gak salah ingat baru 2 kali ganti busi, sementara odometer saat itu baru mencapai 40.000 sekian kilometer :mrgreen; Bandel/ Gak merawat tunggangan? Kan, menurut buku manual, disarankan ganti busi di kisaran 8000 km šŸ˜† Lha selama masih enak, gak ada gejala mbrebet atau keluhan apapun, ya saia pakai aja, hehehehe..

ciputApalagi, semingguan sebelum gejala mbrebet itu, si ciput barusan service di beres langganan. Karena mbrebet ringan, ya tetap saia pakai wira-wiri deh. Eh, selang 3 hari kemudian, mbrebet pada mesin bertambah parah. Selain itu, saat dinyalakan, susah banget langsam alias stasioner. Wah, kenapa nih? Mirip-mirip gejala kala mesin karburator kemasukan air, jadi gas harus dipanteng agak tinggi. Masak iya, kemasukan air nih injektornya? Mengingat, dulu, pernah menemukan air di tangki CB ini, sampai bikin mogok karena kabel fuelpump putus karena karat. Silakan baca artikelnya di posting saia terdahulu disini.

Karena mbrebet makin parah, akhirnya, inisiatif saia masukkan ke bengkel resmi. Saia cerita gejalanya pada kepala mekanik, lalu segera dicek saat service. Seperti biasa, tahap awal turunkan tangki, lalu cek segala macam laiknya saat service. Cabut cop busi, maksudnya hendak mengecek kondisi busi. Lhaa, baru ketahuan kalo ternyata sekat karet di bagian cop busi ternyata sobek. Waduuhh…

cop busi sobekKelihatannya, sudah rada lebar sobekannya, sehingga kurang efektif menyekat bagian lubang busi dari air. Kemungkinan besar, ada air di bagian itu, sehingga terjadi semacam kebocoran arus listrik, sehingga arus yang mengalir ke elektroda busi sangat kecil. Imbasnya, ya mbrebet itu, karena pengapian jadi kecil. Memang sih, karena musim hujan, jadi frekuensi terguyur air terjadi hampir setiap hari. Nah, lanjutannya, ya rajin cuci motor juga. Sangat bisa jadi, ada air yang merembes ke area lubang busi.

Setelah cek bagian suku cadang, cop busi untuk Honda CB150R ini ternyata termasuk slow moving part, sehingga tidak ready stock alias inden. Lama? Kisaran 3 minggu sampai 1 bulan šŸ‘æ Itu pun dengan banderol yang lumayan fantastis, kisaran IDR 230.000. Mantap bukan? Akhirnya, setelah diskusi dengan kepmek, ada solusi yaitu dilem plus isolasi. Yah, setidaknya, menghilangkan gejala mbrebet dan antisipasi kala ada cipratan air ke bagian busi.

copbudidilem2

Si ciput pun sehat kembali, untuk sementara. Perkiraan saia, sobeknya si cop busi, kemungkinan salah saat melepas membuka. Memang, karena melekat erat pada ujung busi, sehingga agak susah dicabut. Nah, ambil praktisnya, ada yang main congkel saja dengan alat, misal obeng. Ini yang akhirnya membuat sekat karet di cop busi sobek. Modyar tenan

setelah dilem

setelah dilem

Jadi, hati-hati buat pemilik DOHC series Honda, antara lain CB150R Streetfire dan CBR150R, karena basis mesin sama, part macam cop busi juga serupa. Barang sepele, tapi bisa menderita kala bermasalah. Silakan cek kondisi cop busi kendaraan masbro, dan awasi saat mekanik sedang service, bila perlu ingatkan kalau kerjanya kasar dan sembarangan. Daripada menyesal kemudian, betul tidak?

Alternatif rada koplak, bila cop busi sudah terlanjur sobek dan (belum) tebus pengganti atau malas mengakali, bisa disiasati dengan tidak mencuci motor, atau menyemprot area kepala silinder/mesin kalau pas mencuci motor. Jaga-jaga supaya tidak adak air yang membasahi area busi. Jorok? Biar deh, asal gak mogok šŸ˜† šŸ˜†

Semoga berguna

Advertisements

21 comments on “Cop busi Honda CB150R rentan sobek, waspada

  1. Pingback: Substitusi alternatif cop busi Honda CB150R | sekedar coretan

  2. Ealah jebul yo podo nasibe karo cb150r q msbrow.. Tak pakaein cop busi MX & tanpa mandi motorq jadi gak mogok.. Wkwkwk.. Tp krg tahu juga nih jelang musim hujan besuk mesti ganti asli juga hehehe

    Like

    • iya, mas, kadang kalo pas nglepas rada dipaksa, rawan sobek. kalo dah sobek, kena cipratan air aja mbrebet
      saia coba substitusi pake cop busi satria fu, potong sedikit, lumayan hemat

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s