Dipasang atau dipakai??

Banyak diantara rider, yang masih mementingkan tampilan daripada fungsi peranti berkendara. Contoh paling sering dan gampang ditemui adalah helm dan spion motor. Helm, meski ber-merk bagus, desain keren dan gaul, entah fullface atau half-face, malah cuma dipasang di kepala, bukan dipakai.
Kenapa saia bilang dipasang? Lha kalo cuman plek, nempel di kepala, tapi tali pengikat gak dikunci sampe “klik” , terus apa dong fungsinya??
helm gak dikunci
Misal terjadi insiden, pasti-lah itu helm mahal nan keren, akan terlepas dari kepala. Sayang banget kan ?? Dah beli mahal, gak bisa maksimal ‘menjalankan’ fungsi melindungi kepala, cuma dapet lirikan en pujian dari rider lain, woooow, keren helm-nya….
Sama halnya dengan spion. Benda pemantul bayangan keadaan di belakang motor kita ini, juga sering terpasang apa adanya. Kadang, ada yang cuma terpasang sebelah, gak tahu kemana pasangan hidupnya.
spion sebelah
Oke, ada terpasang lengkap, tapi bentuknya super mini, kalah deh rok mini-nya SPG di mall 😆 Mau ngeliat apaan coba, kalau spion imut segitu?? praktis sih, kalo dipake selap-selip, tapi, justru keadaan belakang gak terpantau.
spion mini
Ada lagi, sepasang spion, tapi posisinya terlipat di fairing (maap nih, kebanyakan di motor sport ber-fairing, saia gak sebut merk en tipe deh). Terpasang tapi gak dipake, gimana mau liat keadaan di belakang, misal mo nyalip?? Gak lucu kan, motor super keren, tongkrongan gahar, pas nyalip gak pake liat spion, “dimakan” sama bus AKAP??
spion dilipat
Yah, sekedar mengingatkan, buat masbro, meski atas nama gaul, safety alias keselamatan tetaplah nomer 1. Silakan helm apapun, murah-mahal, tapi dipakai dengan benar, diikat sampe bunyi ‘klik’, pasti akan lebih optimal melindungi kepala masbro sekalian. Juga spion, berdayakan sesuai fungsi-nya. Malu dibilang Gak Gaul karena pake spion 2 biji?? Lebih malu en sakit lho terkapar di jalanan ditabrak kendaraan dari belakang…hiiyyyy…amit-amit
Benda lain yang bermanfaat bagi keselamatan yang sudah dipasang pabrikan, tapi sering gak dipakai antara lain lampu depan-belakang dan sein. Sama aja masbro, resiko maut mengintai cuma gara-gara sepele, GAK DIPAKE. Betulll???

gambar : mbah edorusyanto.com, mbah gugel

20 comments on “Dipasang atau dipakai??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s