Istilah ‘aneh’ part motor




Nih artikel bisa dibilang agak guyonan..
Berawal dari rasa heran bertahun-tahun. Kenapa sih, orang-orang, terutama daerah saia jawa, punya beberapa istilah khas buat part motor?? Ada reting, sen, dim, weser, supit urang dll. Itu belum semua, masih ada istilah di bagian engine yang masih terus saia gali..
Kalo penalaran saia, begini asal muasalnya :
RETING : dari kata bahasa Inggris RIGHT (kanan), yang diartikan belok. Jadi kalo mo belok, nyalain tuh RETING-nya (lampu sinyal belok)
SEN : ini juga kayaknya sama, dari kata SIGN (tanda). Jadi mo belok, nyalakan SEN (lampu tanda belok). Kalo gak salah, istilah ini sudah jamak diindonesiakan jadi kata SEIN..
DIM : kalo ini, agak meleset dikit. Sama, dari kata bahasa Inggris BEAM. Biasanya kata ini tercetak di lampu indikator warna biru pada spidometer motor lawas macam CB, GL 100 dkk, untuk menandai aktifnya lampu jauh. Berhubung sudah ‘salah’ ngejanya, jadi yang umum dibilang kalo ngasih sinyal lampu jauh, ya ngeDIM..
WESER : ini yang saia belom begitu ngeh, kata orang-orang dari bahasa Belanda, yang artinya sinyal juga. Ada benernya kali ya, soalnya di stasiun KA, di bagian sinyal tuh banyak tercetak dengan kata WESER..Jadi kalo dibilang WESER-nya rusak, berarti lampu SEN alias RETING yang rusak..
SUPIT URANG : ini maksudnya Swing Arm motor. Mungkin karena dari bentuk, yang mirip capit udang, berbentuk U memanjang, orang awam di kampung saya mengenali sebagai SUPIT/SAPIT URANG..
Mungkin di daerah masbro sekalian ada istilah aneh-aneh lagi??? yuk sharing…nanti dibikin artikel lagi soal mesin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s