Pagi masbro..
Sejatinya, WR155R memang sudah dirilis oleh PT YIMM pada akhir tahun 2019 silam, dan resmi diedarkan oleh PT Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ) yang menggawangi Yamaha area Jawa Timur, Kalselteng, Kaltim, dan Nusa Tenggara pada Maret 2020. Namun, gebrakannya memang terasa banget di segmen motor on/off road, gampangnya disebut saja segmen motor trail
Hadir dengan tampilan tajam dan kekinian, WR155R meramaikan kelas trail yang sebelumnya hanya diisi 2 merk kompetitor saja. Eh, dulu malah hanya ada 1 merk saja sih, jadi berasa one make race kalau nge-trail, hehehehe
Tampilan fisik tajam, acuannya memang khas keluarga WR yang menganut asas dual purpose. Makanya, mau diisi roda trail bawaan yaitu kombinasi roda 21″ depan dan 18″ belakang jelas pas, pun diganti dengan ala-ala supermoto ya gagah. Enak dilihat, kalau anak kekinian bilang good looking
Jangkung, WR155 punya tinggi jok yang paling tinggi dibanding rivalnya. Jelas, ditunggangi apalagi terabas medan lebih handal karena lebih tinggi. Tapi usah khawatir, masih bersahabat nih dengan rata-rata tinggi badan orang Indonesia. Apalagi karakter suspensi yang empuk, pasti setelah dinaiki dan duduk di jok, bakal lebih ambles dan nyaman. Saia mah sudah membuktikan sendiri saat coba WR155R di habitatnya yang kombinasi on/offroad
Suspensinya yang depan, meski banyak yang melirik sebelah mata, tapi nggak buat performanya. Adopsi tipe teleskopik, suspensi Kayaba si WR155 ini justru punya ukuran paling besar ketimbang kompetitor lain. Yaitu punya diameter inner tube 41mm. Yah, kalau dibayangkan, mirip-miriplah dengan sokbreker Byson yang legendaris kekarnya. Redamannya enak khas teleskopik namun lebihnya, punya jarak main lebih panjang
Kokpit pengendara, juga ajib. Kalau biasanya motor trabasan, yah, “seadanya” saja, yang penting tahu jarak tempuh dan kondisi tangki BBM, nggak berlaku buat WR
Indikator komplit, bahkan sudah digital semua. Informasinya ada pentauan kecepatan alias spidometer, takometer model grafik, odometer, tripmeter, konsumsi bensin rata-rata, gear position, jam, fuelmeter alias indikator BBM, indikator VVA, indikator, suhu, lampu MIL, lampu netral berikut beberapa lampu indikator lain. Paket komplit pokok-e, bahkan tersedia juga saklar lampu hazzard
Bawaan pabrikan, nih motor sudah siap diajak trabas. Ban standarnya, memang masih anut tipe dual purpose yang notabene masih aman dipakai trabasan. Ukurannya, ban depan: 2,75-21 45P sedangkan ban belakangnya 4,10-18 59P yang terpasang rapi di velg alumunium kelir silver
Paling, tinggal melepas spion dan sepatbor belakang saja, dan jangan lupa, isi BBM minimal oktan 92 ya.. Lhoo, kenapa? Nanti deh, dibahas di artikel selanjutnya, masih tentang WR155R
Semoga berguna


