Pagi masbro..
Tren kendaraan listrik, memang nggak sekedar tren sesaat, atau hanya musiman. Namun, makin berkembangnya penggunaan bahan bakar non fosil, terutama karena alasan efisiensi dan peduli lingkungan, mau tidak mau memang bakal terus meningkat
Beberapa tahun silam, kendaraan listrik masih dianggap futuristik, sekedar pamer teknologi. Namun, akhir-akhir ini, dengan makin banyak pabrikan yang terjun membuat kendaraan listrik, membuat masyarakat makin melek teknologi listrik ini. Tak terkecuali AHM nih, yang sudah memperkenalkan motor hybrid PCX eHEV, yang merupakan perpaduan motor berbahan bakar minyak serta baterai sebagi penggerak motor listrik.

PCX Hybrid ini, bisa dibilang sebagai proyek transisi, agar masyarakat mulai mengenal kendaraan yang menggunakan bahan bakar bukan minyak, alias listrik. Bahkan, kehadiran PCX Hybrid ini disusul dengan adanya PCX Electric pada tahun 2019 yang digunakan bekerjasama dengan operator Gojek. Meski belum dijual untuk masyarakat umum, namun lagi9-lagi ini merupakan rintisan pengenalan sepeda motor yang ramah lingkungan, dengan menggunakan tenaga baterai. Lebih hemat, minim polusi dan bergaya.
Eh, ada info juga nih, kalau AHM juga bakal menghadirkan skutik listrik lain. Disebut-sebut sih, bakal punya banderol lebih hemat ketimbang PCX listrik atau PCX hybrid. Weh??
Sebenarnya, skutik listrik Honda ini sudah ada di pasaran negeri Cina sono. Namanya Honda U-Go. Desainnya simpel dan mungil. Desain mungil ini, ternyata dilengkapi 2 pilihan motor penggerak nih. Weleh…
Yes, di Cina, ada 2 pilihan Honda U-Go, yaitu dengan motor 1.200 watt dan yang lebih kecil 800 watt. Varian 1.200 watt memberikan kecepatan tertinggi 53 km/jam, yang lumayan lah kalau dipake di perkotaan
Sebagai sumber tenaga, terpasang dua baterai Lithium 30Ah yang dapat dilepas untuk diisi ulang/dicharge. Dengan 2 baterai ini, U-Go dapat menempuh jarak maksimal hingga 133 km.
Dibalik bodi imutnya, U-Go ternyata menyediakan ruang bagasi yang besar untuk keperluan kargo dan menyediakan tempat duduk yang nyaman untuk penumpang belakang. Bahkan, sistem sekuriti sudah terinstall dengan sistem alarm anti-pencurian.
Dibalik dek depan, seperti biasa, ada kompartemen penyimpan barang kecil, sertaport pengisian USB untuk ponsel. Dasbor digital sudah jadi hal wajib, dengan basis LED yang keren dan hemat daya. Selain penunjuk kecepatan, dasbor U-Go berisi penunjuk kecepatan, indikator/level baterai, mode berkendara, tripmeter, serta indikator lampu-lampu seperti lampu jauh dan lampu sein
Rumornya, Honda U-Go segera hadir di Indonesia lho, paling cepat awal tahun 2022 mendatang. Lha sementara, sudah didaftarkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada medio Agustus 2021 silam. Nama pemegang desain adalah Honda Motor yang beralamat di Tokyo, serta Maxime Thouvenin dan Xin Yuan terdaftar sebagai desainer. Di Cina sendiri, U-GO sebelumnya telah dipasarkan dengan harga relatif terjangkau, yaitu dibanderol mulai 7.499 yuan atau sekitar IDR 16,6 juta. Sebelum U-GO, Honda juga sudah menjual V-GO dan A1 serta U-be, V3+, dan V1 yang malah lebih murah lagi.
Yuk, kita pantau saja kehadiran Honda U-Go di Indonesia serta banderolnya kala mulai dipasarkan.
Semoga berguna
Spesifikasi Honda U-Go
Merek | Honda |
---|---|
Model | U-go |
Kecepatan | 25 dan 53 km / jam |
Tenaga | 1,2 kW (1,6 hp) |
Berat | 83 kg |
Baterai | 18650 Lithium |
---|---|
Daya tahan baterai | 3.000 siklus |
Jarak tempuh | 133 km |
Waktu Pengisian Daya | 2 jam |
Pingback: Honda bersiap dengan skutik listrik U-Go - Jatimotoblog