Mengatasi baut roda mobil slek atau aus

Pagi masbro..

Baut roda mobil, merupakan salah satu komponen vital pada mobil yang kerap kali nyaris tak tersentuh dan tak terpantau. Barulah dijadikan perhatian kala ban mendadak kempes, ganti ban atau yang berhubungan dengan roda

Karena jarang diutak-atik alias diabaikan, apabila ada kerusakan pada ini baut pengunci roda, baru deh kelabakan saat darurat. Kondisi nyaris sama terjadi pada gerobak jadul saia, Kijang kapsul ini. Untungnya, ketahuan pas saia lagi bersih-bersih dan hendak melepas roda belakang.

Pagi itu, saia dongkrak sisi kanan mobil dan siap melepas roda belakang. Saat membuka baut roda, ada 1 baut yang awalnya enteng dibuka, namun kelamaan malah seret dan berat. Lha 3 baut sisanya sudah lepas tanpa masalah.

Akhirnya, saia paksa buka deh dengan kunci roda, dengan resiko pasti slek atau rusak. Deg-degan juga sih, takut kalau emang beneran slek dan aus, pasti bakalan susah dibetulin. Pikiran saia, ini mesti ditap ulang. Maklum, newbie beneran, gak paham teknis mobil detail.

Setelah berkeringat dan mengerahkan tenaga cungkring, akhirnya, terbuka deh baut bandel ini. Dan beneran, akhirnya ulir baut tersebut rusak alias slek. Terwujud sudah kekhawatiran saia. Sambil istirahat, sementara roda sudah terlepas dan mobil terdongkrak, saia jajal tanya-tanya ke teman, benerinnya gimana nih. Dah akhirnya, ada jawaban sedikit melegakan. Nggak usah repot ngetap atau sambangi bengkel bubut, karena si baut roda ini bisa dilepas dan diganti.

Sontak, ambil kunci kontak si bleki, dan meluncur ke toko spare-part di kota. Maklum, rumah di desa, nggak ada toko spare-part yang lengkap. Sampai, saia sampaikan mau beli baut as roda mobil ini. Eh, disodori dua pilihan sama penjualnya, yang panjang atau yang pendek? Jelas bingung, karena nggak tahu. Pikir saia, ya cuma 1 jenis saja. Walhasil, beli 2 sekalian, panjang dan pendek. Nggak terlalu mahal kok, di kisaran IDR 20.000an saja sebiji, sudah berikut mur-nya.

Sayangnya, mur bawaan modelnya mur biasa, beda sama mur as roda yang terpasang. Coba tanya, ada juga mur  yang modelnya sama dengan yang terpasang di mobil, tapi kudu beli bijian terpisah, Dilapis mengkilap, dan rada mahal. Mur roda ini dijual IDR 25.000an tanpa baut. Beli juga deh sebiji.

Sampai rumah, sudah ditunggu mobil yang masih ngejogrok diatas dongkrak. Amati seputar as roda, dan katanya kawan tadi, untuk melepas baut roda, perlu digetok atau dipukul palu karena pasti kencang terikat. Tengak-tengok, ternyata karena teromol masih terpasang, jadi bingung gimana nanti mukul si baut rusak. Jadi, perlu dibuka dulu tutup teromolnya. Cukup menggunakan 2 biji baut panjang ukuran 12 mm, yang dimasukkan ke lubang ulir yang sudah tersedia di teromol. Kencangkan dengan kunci ring/pas, hingga teromol terdorong keluar dan bisa dilepas. Hasilnya??

Ini penampakan bagian dalam roda dan as-nya. Tuh, terekspose semua. Tentukan sasaran baut yang hendak dieksekusi. Siapkan palu, dan saia coba pukul beberapa kali. Klang..klang, suara benturan keras terdengar.

Beneran keras nih. Maklum, sekian lama terkunci diposisi tersebut, dihinggapi kotoran dan karat serta beban roda. Setelah dipukul lagi lebih keras, akhirnya lepas deh baut aus tersebut. Oh ya, pastikan rem terkunci ya saat mulai melepas roda hingga melepas baut ini.

Lanjut. Posisi yang sempit, membuat baut yang sudah lepas nggak bisa diambil. Nggak kurang akal, lepas rem tangan. As roda bisa diputar, cari posisi yang rada longgar, didekat kaliper rem. Kluntiiiing, jatuhlah sebiji baut jelek dan slek

Saatnya memasang baut pengganti. Masukkan baut baru, yang ternyata berukuran pendek. Tersisa deh baut roda yang panjang, karena sama sekali nggak bisa masuk ke lubang baut. Masukkan baut baru dari sisi dalam keluar. Setelah masuk dan nongol keluar, kencangkan dengan mur bawaan tadi.

Lho, kok dikencangkan? Baut yang lain nggak ada tuh mur-nya?? Sabar, ini mah sementara. Fungsi dikencangkan dengan mur adalah untuk mendudukkan si baut dengan pas ke dudukan lubangnya. Kencangkan dengan kunci roda sampai keras. Setelah maksimal, silakan buka kembali mur yang terpasang tadi. Dan taraa….si baut sudah duduk rapat di posisinya, sama seperti baut roda temannya, eh, sebelahnya.

 

Beres, tinggal pasang lagi tutup teromolnya. Mumpung dibongkar, bisa dibersihkan juga nih, sisa debu pengereman di mangkuk teromol, kampas rem serta sela-sela perangkat. Pasang teromol, dan jangan lupa melepas 2 mur panjang 12mm yang tadi terpasang saat melepas. Memasangnya, nggak susah kok, tinggal dorong saja ya, dengan posisi rem bebas, tidak terpasang rem tangan. Pukul sedikit dengan tangkai palu, untuk lebih menekan tutup tromol masuk ke lokasinya.

Selesai, tinggal pasang lagi rodanya. Pasang keempat mur roda dengan tangan saja. Setelah cukup keras, kencangkan sekedarnya dengan kunci roda secara menyilang. Sebagai tahap akhir, pasang rem tangan dan lepas dongkrak. Lalu, kencangkan lagi baut as roda, masih dengan menyilang sampai keras. Selesai dan siap digunakan kembali.

Kalau kurang jelas, monggo meluncur ke kanal youtube aselimalang disini nih

Baut roda aus, atau slek, ada beberapa sebab. Selain usia pakai, proses pemasangan serta pengencangan yang salah bisa menyebabkan aus atau slek. Hal ini kemungkinan yang terjadi pada roda mobil ini, yaitu saat ganti ban sebelumnya. Kesalahan yang mungkin terjadi, adalah pemasangan mur yang belum pas, langsung dikencangkan dengan kunci roda atau kunci angin. Alhasil, mur yang miring dipaksa masuk dan merusak alur si baut. Slek deh

Makanya, untuk melepas – pasang mur roda, silakan memasang kembali dengan diputar dan dikencangkan menggunakan tangan dulu. Setelah terpasang pas dan rapat, baru deh dikencangkan menggunakan kunci roda. Aman, dan nggak bakal slek. Baut slek ini, bakal bikin masalah saat kondisi darurat di jalan, misal ban kempes dan perlu ganti roda serep dengan cepat. Terbayang kan, mau lepas roda tapi nggak bisa gegara baut rusak.

Sayangi dan rawat tungganganmu ya, supaya nggak ribet sendiri dan timbul masalah. Semoga berguna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s