Ini manfaat ganda, jari tangan tidak stand-by di tuas rem

Pagi masbro..

Saat berkendara motor nih, ada kebiasaan banyak rider, termasuk saia juga sih :mrgreen: , yaitu meletakkan salah satu jari tangan kanan pada tuas rem depan.

Kebiasaan ini, selain memang rasanya waktu itu lebih ‘feel safety’ karena lebih sigap menekan tuas rem, juga diilhami gegara sering nonton balap roadrace, yang notabene pembalapnya banyak yang gaya balapnya, ya meletakkan entah 1 atau 2 jari tangan kanan pada tuas rem depan.

Setelah banyak dapat informasi dari banyak sumber, instruktur safety riding, termasuk ikut beberapa pelatihan safety riding, gaya jari stand by di tuas rem itu ternyata kurang pas. Bukan salah total, tapi kurang pas yang bisa berpengaruh ke safety, kalau boleh saia bilang.

Yang pas dan betul, adalah tidak ada jari tangan yang stand by di tuas rem. Semua jari tangan kanan posisinya menggenggam setang/grip gas. Ada beberapa keuntungan sekaligus yang bisa didapat sekaligus meningkatkan fungsi safety-nya. Yaitu :

  • Rem tidak tertekan. Posisi jari tangan yang  berada di tuas rem, disadari atau tidak, juga bisa menekan rada keras, sehingga mengaktifkan rem depan, Bila tidak disadari, sepanjang perjalanan, rem akan terus bekerja meski tidak secara penuh. Efeknya, selain rem jadi panas sehingga menggerus kampas rem, laju motor akan berat dan juga, lampu rem akan terus menyala. Perlu diperhatikan, kalau tuas rem depan lebih ringan dan sensitif dibanding dengan tuas rem kaki/belakang sehingga kadang sentuhan atau tekanan ringan saja sudah mengaktifkan rem meski tidak maksimal

  •  Stabil. Posisi menggenggam setang dengan seluruh jari tangan, baik tangan kanan dan kiri, akan membuat pengendalian dan respon pengendara lebih baik. Motor lebih stabil karena dicengkeram erat, pun refleks pengendara, entah itu bermanuver atau menghindar, bakal lebih cepat dan stabil

  • Pengereman lebih baik. Posisi tangan yang sepenuhnya menggenggam setang, saat diperlukan pengereman, tentu akan sepenuhnya beralih. Empat jari, yaitu mulai jari telunjuk, jari tengah, jari manis hingga kelingking, akan beralih dari menggenggam grip gas menjadi mencengkeram tuas rem depan. Pelepasan jari tangan ini bakal secara otomatis membuat grip gas akan dilepas, sehingga gas motor tertutup dan ada bantuan engine brek. Sekaligus, porsi tekanan penuh dari 4 jari ini ke tuas rem, akan memaksimalkan pengurangan laju kendaraan karena rem bekerja maksimal

Nah, ternyata banyak manfaat kan, ketika jari tangan kanan tidak stand-by di tuas rem? Yuk, belajar mulai sekarang, membuang kebiasaan ini. Bai de wei, memang rada susah sih, saia juga mengalami, hehehehe. Perlu membiasakan diri, karena bisa kambuh sewaktu-waktu tanpa disadari saat berkendara. itu jari telunjuk kanan maunya nangkring terus di tuas rem depan 😆

Semoga berguna

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s