Mencoba pengering sepatu elektrik

Pagi masbro..

Cuaca akhir-akhir ini, yang memang betul masuk pada musim penghujan, cukup menyegarkan suasana. Riding jadi gak kepanasan lagi deh, lha wong pag berangkat nguli aja sudah diguyur hujan 😆 Memang betul kata pepatah, naik motor itu nikmat. Kalau hujan gak kepanasan, kalau panas gak kehujanan :mrgreen:

Kondisi menembus hujan dengan berkendara motor, pasti dong lengkap peralatan tempur. Kalau senjata saia sih standaran aja. Jas hujan 2 piece alias setelan celana+jaket, masih yang lama berngaran Takachi PVC, helm half face KYT dan sepatu karet Allbike. Jas hujan dan sepatu karet ini, kalau lagi nggak hujan, tetap duduk manis di dalam box belakang si bleki, persiapan kalau tiba-tiba kehujanan di jalan.

Basah, adalah hal lumrah setelah diguyur hujan selama perjalanan. Kalau jas hujan, biasanya saia gantung secara horizontal di kawat jemuran, diangin-anginkan supaya kering tanpa kena panas. Soalnya, dari cerita para mastah, jas hujan kalo sering kena panas/dijemur, bahannya cepat rusak. Masuk akal kan, apalagi secara bahan nih dari karet/PVC. Lha kalau sepatu karet, ini yang masih jadi kendala. Saat basah pas pulang kerja, nggak sempat dong ketemu matahari buat dijemur, sementara esok paginya kudu dibawa lagi sebagai bekal di jalan. Sepatu Allbike ini, buat yang belum pernah pakai, kalau basah, aromanya lumayan menyengat. Bisa musmet, hehehehehe

Dijemur pun, perlu sampai kering betul. Kalau nggak, masih bakal terendus aroma khas, yang bakal nempel juga ke kaki. Bila sebelumnya, solusi saia sedikit terpaksa adalah memasukan kain bekas sebagai penyerap air dalam sepatu lalu diangin-anginkan kipas angin, kini coba hal baru. Yaitu, pengering sepatu elektrik

Berbekal penasaran, tebus deh barang kecil ini dari penjual online. Murah sih, harga IDR 60.000 sudah termasuk ongkir ke desa saia. Gak pake lama, datang dan siap dicoba.

Kardus dengan tulisan mandarin, wah, barang impor nih. 😆 Isinya, sepasang pengering sepatu berikut kabel colokan listrik. Sistemnya sih, kayak setrika. Basis elemen pemanas pada plat di bagian bawah, dengan daya listrik. Coba jajal colokkan ke listrik sebentar, hmm..nyoss panas

Langsung praktek deh, mumpung itu Allbikes lagi basah maksimal. Eh iya, karena peralatan listrik, bila kondisi sepatu basah total sampai tergenang air, coba dilap dulu sampai tidak ada air tersisa. Takutnya konslet nih, malah berabe kan. Usai memastikan tidak ada air dalam sepatu, masukkan masing-masing pengering ke sepatu. Ini alat bisa dipanjangkan, menyesuaikan ukuran sepatu. Tapi, karena ukuran 43 punya saia, meskipun dipanjangkan maksimal, juga masih rada kurang, hehehehe.

Saran dari kardus bungkusnya, perlu waktu sekitar 2-3 jam untuk membuat bagian dalam sepatu kering maksimal. Sedangkan temperatur pemanas sekitar 65 – 80 derajat, yang berarti lumayan panas juga. Tancapkan steker, beres. Saia tinggal buat aktifitas lain

Sekitar 2 jam, coba saia lihat kondisi sepatu. Pegang dari luar, terasa hangat, menjurus panas. Maklum juga sih, kan karet nih sepatu. Lalu matikan dengan mencabut steker. Saia ambil pengering dari masing-masing sepatu, lalu periksa bagian dalam sepatu.

Whuaaaa…ternyata kering total masbro. Mantap nih peralatan sederhana. Coba periksa sisi dalam lain, terasa kering juga merata. Yang jelas, hilanglah bau apek kecut khas karet sepatu basah :mrgreen:

Lumayan juga nih, bisa diandalkan kalau pas musim hujan dan sepatu basah. RIngkas karena bentuknya kecil dan mudah dipakai. Hanya yang perlu diingat, kondisi dalaman sepatu jangan sampai ada air ya, catet. Resiko konslet karena ini peralatan listrik. Oh iya, yang rada meragukan adalah keterangan daya, yang tertulis hanya 10 watt. Masak iya, pemanas hingga temperatur 80 derajat cuma makan daya segitu? Rada mustahil deh, hehehe. Bagaimanapun, nggak bakal bikin tagihan listrik melonjak kok, paling gak sampe 100 watt, apalagi bila dibanding dengan rasa nyaman memakai sepatu yang kering.

Semoga berguna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s