Trik dan tips mencuci jas hujan supaya berumur panjang

Pagi masbro..

Musim hujan, di sebagian wilayah termasuk di Malang nih, sudah mulai berangsur berakhir, berganti cuaca cerah yang jamak disapa musim kemarau. Meskipun sesekali cuaca mendung dan gerimis kadang menyapa , namun intensitas tetesan air dari langit ini sudah sangat berkurang drastis.

Nah, ini saatnya untuk merawat jas hujan. Piranti pelindung bikers dari basah kuyup akibat terpaan air hujan ini, yang merupakan senjata utama saat musim hujan. Kala tiap hari hujan melanda, benda satu ini bekerja keras, melindungi penggunanya dari basah. bekerja keras dan sering banget, kadang dilupakan sesi merawatnya. Habis dipakai, kadang ya hanya disampirkan di motor nunggu kering, baru dimasukkan tas atau bagasi motor. Malah kadang karena terburu-buru, dalam kondisi basah pun ya dilipat dan disimpan. Hal ini yang kerap memperpendek usia jas hujan milik masbro dan mbaksis.  Selain jamur karena lembab, noda flek dan material bahan jas hujan mengalami penurunan drastis karena nggak dicuci apalagi dirawat . Belum lagi efek bau tak sedap karena material yang lembab.

Untuk itu jas hujan terbaik pun juga perlu mendapatkan perawatan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Kali ini, saia berbagi beberapa tips mencuci jas hujan yang benar, baik itu secara manual alias dengan tangan langsung atau pun dengan menggunakan mesin cuci yang bisa Anda contoh. Yuk, di simak langsung langkah – langkahnya masbro dan mbaksis.

Cara manual bisa dibilang jadi cara yang paling sering dilakukan. Biasanya , cara ini lebih dipilih karena dirasa paling aman sebab khawatir jika nanti jas hujannya rusak sebab dicuci menggunakan mesin cuci. Untuk mencuci jas hujan dengan cara ini sebetulnya sangat mudah sekali. Yang perlu dilakukan di sini hanyalah menyediakan ember berisikan air dingin, tuangkan deterjen cair atau bubuk ke dalam ember yang berisi air. Setelah itu langsung celupkan saja jas hujan yang kotor ke dalam ember yang berisi larutan air deterjen.
Bila berjumpa dengan noda atau kotoran yang bandel, bisa digunakan sikat gigi bekas untuk menggosok bagian – bagian jas hujan yang kotor tersebut.

Jika dirasa sudah bersih, celupkan jas hujannya ke dalam ember lain yang berisi air bersih. Bilas hingga busanya benar –benar hilang.

Jika sudah bisa langsung dijemur di tempat yang berangin. Meski pada dasarnya jas hujan yang dijual di pasaran memang sudah dirancang khusus untuk tahan terhadap air dan juga panas matahari, saran saia pribadi sih, hindari ketemu sinar matahari secara langsung. Khawatir saja, kalau ada penurunan kualitas bahan terutama jenis karet yang banyak digunakan sebagai bahan dasar jas hujan. Lebih baik diangin-anginkan saja, kalaupun kena sinar matahari jangan sampai terlalu lama, apalagi sampai berjam-jam. Kalau trik yang saia gunakan, setelah dibilas air bersih, saia seka dengan lap kanebo atau bisa dengan lap kering. Jadinya, memperpendek waktu pengeringan si jas hujan atau mantel ini.

Oke, sekarang beralih ke bagian lain, mencuci dengan menggunakan mesin cuci. Sebelum mencuci jas hujan dengan menggunakan mesin cuci ada baiknya memastikan terlebih dulu bahwa jas hujan tersebut sudah benar – benar bersih dari noda lumpur, dan tekstur jas hujannya tidak kelewat kaku. Salah satu tips yang bisa dicoba untuk melemaskan jas hujan yang kaku adalah dengan merendamnya ke dalam air hangat.
Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk mencuci jas hujan menggunakan mesin cuci adalah membersihkan sisa pasir, lumpur, atau tanah yang ada pada jas hujan dengan air biasa.

Silakan letakkan jas hujan di bawah guyuran  air mengalir, misal dibawah kran air langsung untuk meluruhkan sisa kotoran yang ada. Jika sudah, langsung masukan jas hujan ke dalam mesin cuci, yang sudah berisi air. Kemudian tuangkan deterjen khusus mesin cuci, lalu atur siklus pencucian ke mode handwash atau delicate supaya putaran mesin cucinya tak terlalu cepat. tergantung tipe mesin cucinya sih, yang jelas pilih yang putarannya paling halus/lemah. Apabila siklus pencucian jas hujannya sudah selesai, silakan angkat jas hujan tersebut lalu jemur di
tempat berangin hingga kering. Selain itu, Anda juga bisa mengeringkannya di dalam dryer mesin cuci.

Namun untuk sekadar menjaga kualitas bahan jas hujannya ada baiknya Anda tidak mengeringkan jas
hujan dalam mesin pengering. Karena, mesin pengering dalam mesin cuci memutar cucian basah dengan kecepatan yang cukup tinggi, sehingga khawatir bisa merusak material jas hujan.
Nah, seperti itu  tips cara mencuci jas hujan yang benar secara manual dan menggunakan mesin cuci.  Pilih yang mana masbro? Kalau saia sih lebih suka manual alias pakai tangan nih. terbiasa seperti itu soalnya kala mencuci jas hujan, dan syukurlah, yang saia pakai selama ini lumayan awet hingga hitungan beberapa tahun.

Semoga berguna

Advertisements

3 comments on “Trik dan tips mencuci jas hujan supaya berumur panjang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s