Mencicipi Soto Banjar di Kedai Soto Banjar, Malang

Pagi masbro, kuliner lagi yuks…

Sebenarnya, asal mula ketemu tempat makan ini nggak sengaja. Pas sedang cari perkakas listrik di sekitar Jl Terusan Ijen, lha kok nemu depot resik di depan eks Pasar Bareng, Klojen Malang. Pas jadwal makan siang nih, mau balik mampir makan dulu. Lumayan lega tempat makan ini, yang saia suka bersih banget. Pengelolanya, warga keturunan, 2 ibu-ibu yang ngakunya sih dari Kalimantan juga. Skip..lihat daftar menu, jelas yang tersedia adalah Soto Banjar. Kebetulan, di Malang saia belum pernah nyicip Soto ini, ndeso ya? Biarin, hehehehe

otos1Ada 2 pilihan, pakai lontong atau nasi. Kalau di daerah asalnya, Soto Banjar lazimnya disajikan dengan lontong. Karena adaptasi di Jawa, yang mana macam saia, kurang klop kalau makan belum ketemu nasi, hehehe. Tak berapa lama, seporsi Soto Banjar campur terhidang di meja. Masih mengepul uap tipis, tanda masih fresh. Ditemani irisan jeruk nipis serta sambal plus segelas teh hangat, siap disikat.

otos3Penampilan sih hampir mirip soto ayam biasa. Kuahnya saja yang agak keruh. Nasi, dengan ditumpangi bihun, kemudian suwiran ayam, potongan telur rebus serta taburan bawang goreng, baru disiram kuah. Maaf yak, taburan seledri absen dalam kamus saia, nggak doyan soalnya 😆 Yang jelas, daging ayam dalam soto ini tidak diiris tipis, tetapi disuwir, alias disobek-sobek pakai tangan saja.

otos4Coba icip kuahnya, tiup dikit soalnya masih panas. Hmm..sedap nih. Masih mirip dengan soto ayam, tapi ada rasa-rasa rempah, kayaknya macam kapulaga dan cengkeh nih. Agak ringan kok, rasa rempahnya, jadi nggak usah khawatir. Nah, ada lagi yang khas, yaitu penampakan sebutir, eh, sebiji perkedel kentang di mangkuknya. Iyes, perkedel merupakan bahan tambahan yang langsung dihidangkan bersama sang Soto Banjar, tidak terpisah layaknya makanan pendamping di Soto lainnya. Yang jelas, saat saia potong dan cicip perkedelnya, asli…gurih banget. Tahu gitu, mau deh nambah perkedelnya, hehehehe.

otos5Tak lama, semangkuk Soto Banjar ini pun tandas, beserta teh manisnya. Coba tebak, berapa yang saia harus bayar untuk makan siang kali ini? IDR 18.500 saja. Soto Banjar campur komplit dibanderol IDR 15.000, sementara teh manis dihargai IDR 3.500. Lumayaaan…

otos2Oke, sekian artikel kuliner kali ini. Semoga berguna dan semoga kepingin, akan dilanjut dengan telusur kuliner lain di Kota Malang. Stay tune di warung ini yak, otomotif ada, kuliner juga lho…

Advertisements

2 comments on “Mencicipi Soto Banjar di Kedai Soto Banjar, Malang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s