Merasakan alias testride All New Honda CBR150R

Akhirnya, setelah rehat sebentar habis riding Malang-Surabaya, dengan cuaca Surabaya yang lagi lucu-lucunya, tidak menyurutkan keinginan saia menjajal sport fairing terbaru Honda ini. Saat testride pun tiba. Karena waktu beranjak siang, dan ada informasi, teman-teman komunitas dan klub akan segera tiba, segera menuju area testride supaya nanti gak berebut testride dengan yang lain kala pengunjung padat. Arena testride, sangat terbatas, kisaran 100 meteran, dan diberi kesempatan 2 x bolak balik, sedikit mengobati rasa penasaran.

area tesMeski disiapkan piranti safety yaitu jaket, sarung tangan/glove dan helm, saia lebih pede pake punya sendiri :mrgreen:

akuIsi kupon dulu, yang akan diundi entah kapan, untuk 1 unit All New Honda CBR150R. Halah…undian gerak jalan Agustusan aja saia gak pernah dapat, ini lagi undian berhadiah waah..ngimpi aja πŸ˜† Hewes-hewes, beres, segera prepare. Menuju ujung lintasan, ada CBR merah dan putih yang terlihat masih dites sama yang lain. Antri, sambil minta tulung penunggu warung penerjemah untuk sedikit ambil gambar saia πŸ˜† Trims ya kang Arda πŸ˜‰ Pilih CBR merah, lalu tunggu aba-aba panitia untuk gas, karena ada peserta lain yang juga sedang di lintasan. Sambil nunggu, coba mainkan gas si CBR ini. Wew, limiternya rendah memang, hanya di kisaran 10.500 rpm CMIIW , lha terbiasa di ciput saia yang sampe 12.500, jadi kalo 10.000 rpm sih, gak brebet kayak di CBR ini, hehehehe

foto : rudysoul.com

foto : rudysoul.com

Bendera hijau dikibarkan, saia mulai jalan di gigi 1. Weh, koplingnya enteng tenan, enak nih kalo ketemu macet. Akselerasi, lumayan responsif, rada beda dengan Old CB150 punya saia, yang rada lemot akselerasinya, karena jelas beda spek mesin dan juga umur :mrgreen: Pindah ke gigi 2, ceklek, weleh, empuk tenan persnelingnya, padahal, menurut saia, nih CBR pasti sudah dikasari sama tester lain, masih empuk persnelingnya. Apa memang gitu ya?Β  Gak terasa, udah di ujung lintasan dan harus putar balik. Shifting ke gigi 1 lagi, hmm, ada terasa “penyakit” CB150 disini, saat downshift, rada kasar dan terasa sentakan pada rantai meski gak parah banget. Lanjut gas, coba panteng rpm agak tinggi, baru lepas kopling. Hmm, sedikit wheelie. Lalu gas terus rada kencang, sekalian tes rem di ujung lintasan (lagi). Cittt, rem depan ditekan, tanpa injak rem belakang. Kecepatan langsung menurun drastis, bagian depan terasa menukik, meski gak sampe stoppie. Oke juga, dengan catatan piringan cakram standart, bukan variasi selebar tampah seperti PSM yang saia tancapkan di ciput πŸ˜‰ Lanjut tes 1 putaran lagi, kali ini nyoba handling, jadi gak gas pol. Dibuat meliuk-liuk enteng, dan lebih nurut, apalagi aplikasi setang jepit yang lebih rendah. Foto meliuk, diwakili penampilan kang Marnu, pemilik warungbiker yak :mrgreen: Mungkin, ini yang dibilang di tagline “Own the ride” barangkali CMIIW

meliukAkhirnya, 2 putaran berakhir deh. Lagi–lagi…sakarepmu dewe πŸ˜† Gantian cak. Yah, moga aja ada sesi tes lagi yang lebih lama waktunya, supaya lebih dalam eksplore All New Honda CBR150R. Kesimpulan sederhana yang saia ambil dalam tesride singkat ini :

  1. Handling, motor lebih nurut pada joki/rider, jadi tidak perlu keluar tenaga ekstra untuk mengatur kendali motor
  2. Power, sedikit diatas Honda New CB150R, mengingat desain mesin yang 11-12, sehingga akselerasi di rpm bawah dan menengah, lebih baik dari CBR lama. Topspeed dan power maksimal, belum bisa saia rasakan, apalagi dyno :mrgreen: Semoga ada yang minjami ya…
  3. Pengereman, rem depan mumpuni untuk hard braking, yang belakang, seperti biasa, tidak terlalu pakem seperti saudaranya, Old CB150 dan New CB150
  4. Posisi riding, menurut saia pribadi, lebih nunduk dari CBR lama, menurut info dari Pak Bondan-MPM, karena setang ternyata lebih pendek dari CBR sebelumnya CMIIW
  5. Ergonomi, ini motor, pas untuk rider berukuran, eeh, bertinggi 165 cm hingga 180 cm. Tinggi wajar orang Indonesia sih. Foto terlampir untuk preview, bagaimana penampakan beberapa rider dengan perbedaan tinggi badan diatas All New CBR150R. Khusus saia, jangan terlalu dihiraukan gambarnya, karena tinggi badan saia yang sedikit di atas rata-rata :mrgreen:
  6. Konsumsi BBM? Mana ada, wong jajal cuma 2 putaran πŸ™„
TB 185 cm, pemilik warung :lol:

TB 185 cm, saia sendiri πŸ˜†

 

TB 165 cm

TB 165 cm

 

TB 175 cm

TB 175 cm

 

Itulah sedikit cerita yang saia alami kala menjajal All New Honda CBR150R di area parkir Food Junction Grand Pakuwon awal April 2016 lalu. Semoga berguna dan terima kasih pada model dadakan, yang saia tampilkan gambarnya, antara lain para penunggu warung http://arifdadot.com , mbah wiro, kang sugi , kang marnu,Β kang rudy, kang hendy

Advertisements

11 comments on “Merasakan alias testride All New Honda CBR150R

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s