Mata malaikat dan iblis dalam lampu proyektor-projie

Kayaknya, sudah basi banget dibahas ,  soal lampu proyektor alias projie di sepeda motor. mazped.com sudah membahas detail. Sekedar review aja deh, postingan saia ini 😆

paket projie

paket projie

Lampu projie, secara garis besar, terdiri dari lampu utama (biasanya aplikasi lampu HID) , angel eye (lingkaran lampu luar) dan demon/devil eye (lingkaran lampu dalam). Secara fungsi sendiri, yang berfungsi sebagai lampu utama adalah lampu besar, yaitu lampu HID-nya. Meski sekarang, tren sudah mulai bergeser ke LED sebagai pengganti lampu HID, namun, dari sisi terang, banyak modifikator yang tetap merekomendasikan pemakaian lampu HID sebagai lampu utama pengisi projie.

gambar : google

lampu HID, gambar : google

Nah, terus, apa dong fungsi angel eye dan demon/devil eye? Ya, hanya sebagai kosmetik saja masbro. Pemanis. Meskipun, ada juga yang menggunakan salah satu, entah angel eye atau devil eye sebagai DRL (daytime running light). Lampu yang terus menyala saat motor menyala. Hemm, mungkin untuk menyiasati AHO 😆

gambar : google

gambar : google

Secara tampilan, adanya angel eye dan devil eye, memang sangat mendongkrak penampilan. Pancaran lingkaran dan semburat warna didalam projie, sangat bagus kala menyala. Tentu saja, lebih terlihat saat lampu utama/HID sedang mati :mrgreen:

gambar : google

gambar : google

Monggo, yang minat mau pasang projie? Siapkan anggaran dulu ya…plus acara bongkar pasang kaca/mika headlamp

gambar : fncounter.com

gambar : fncounter.com

Advertisements

7 comments on “Mata malaikat dan iblis dalam lampu proyektor-projie

    • hiya, ada harga ada kualitas 😉
      ada kawan, yang pasang murmer, alhasil, ballast hid dan angel eye cuma berumur beberapa bulan, hangus kebakar 😦
      untung gak merembet ke kelistrikan lainnya

      Like

  1. Sebutan tersebut sebatas istilah, padahal tidak pernah ada yang bisa melihat secara riil mata mata malaikat dan mata si setan. Kombinasi keduanya yang menurut saya menarik saat Demon Eye’s dipadu dengan angle eye berwarna kuning…

    Like

    • ho-oh, kalo analogi si angel, adalah warna “baik-baik” dan cantik, makanya paling sering aplikasi kelir biru…teduh dan menenangkan
      lha kalo si devil/demon, ya persepsi umum, jahat-bengis, maka dikelir merah
      :mrgreen:

      Like

  2. Pingback: Lampu proyektor/projie dipakai lampu belakang? Mantap banget | sekedar coretan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s