Pagi masbro..
Penguna motor skutik, apalagi yang sudah mulai berumur atau yang jarang service, pasti pernah mengalami, minimal pernah mendengar bunyi berdecit dari area CVT, alias sisi kiri motor
Ini bukan gegara ada tikus kejepit, tapi ya memang CVT minta dirawat. Prinsip kerja CVT adalah, saat motor mulai berjalan, kampas ganda akan menempel pada mangkok kopling untuk meneruskan tenaga dari mesin ke roda belakang. Ketika permukaan kampas atau mangkok sudah kotor, licin, atau mengalami keausan, proses gesekannya menjadi tidak sempurna sehingga muncul getaran yang dirasakan pengendara sebagai bunyi gredek dan bunyi berdecit.
Nah, jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya kenyamanan berkendara yang terganggu, tetapi juga dapat mempercepat keausan komponen CVT lainnya
Beberapa penyebab yang paling sering memicu munculnya bunyi gredek maupun berdecit pada sistem CVT antara lain :
- Penumpukan debu: Sisa gesekan komponen menghasilkan debu yang menempel pada mangkok kopling maupun kampas ganda sehingga mengurangi daya cengkeram saat bekerja.
- Mangkok kopling licin: Permukaan mangkok menjadi mengkilap (glazing) akibat panas berlebih sehingga gesekan dengan kampas ganda tidak lagi optimal.
- Kampas ganda aus: Gesekan yang terjadi terus-menerus membuat permukaan kampas menipis atau terbakar sehingga kemampuan mencengkeram menurun.
- V-Belt kering atau getas: V-belt yang mulai aus, kering, getas, atau licin dapat memunculkan bunyi berdecit sekaligus mengurangi efisiensi penyaluran tenaga mesin.
Untuk menjaga kondisi CVT tetap prima, masbro dan mbaksi bisa nih melakukan beberapa langkah berikut:
- Servis dan pembersihan rutin: Lakukan pembongkaran serta pembersihan area CVT dari debu dan kotoran setiap menempuh jarak sekitar 2.000–5.000 kilometer, atau menyesuaikan kondisi penggunaan kendaraan.
- Penggantian komponen: Segera ganti kampas ganda maupun V-belt yang sudah aus, getas, atau mengalami kerusakan agar sistem transmisi kembali bekerja secara optimal.
Perawatan CVT sebaiknya dilakukan di bengkel resmi agar setiap proses pemeriksaan dilakukan sesuai standar Honda. Dengan demikian, kondisi setiap komponen dapat dianalisis secara menyeluruh sehingga potensi kerusakan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar
Jangan sampe nih, baru datang ke bengkel setelah muncul bunyi gredek. Padahal apabila pemeriksaan dilakukan secara berkala, kondisi komponen CVT dapat diketahui lebih awal. Perawatan rutin tidak hanya menjaga performa motor, tetapi juga membuat biaya perawatan menjadi lebih ekonomis karena kerusakan dapat dicegah sejak dini
Yuk, mulai sayangi dan peduli motor skutikmu
Semoga berguna


