Sebagai brand yang mengusung filosofi “KANDO” Creating Company, YAMAHA selalu berusaha memberikan excitement feeling dan pengalaman berkendara unik kepada para pelanggan setianya. Salah satunya, dengan menghadirkan event bertajuk Ride To Reunion : Journey to Batukaras yang berlangsung pada 24-26 Oktober di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Ride to Reunion (RTR) merupakan event perdana yang digagas oleh Yamaha untuk memfasilitasi para konsumen yang juga merupakan para content creator dibidang otomotif, agar mereka dapat berkumpul dan menikmati aktivitas berkendara bersama Yamaha. Menariknya, peserta dari event ini berasal dari daerah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan juga Jawa Timur. Mereka dibagi dalam dua kelompok perjalanan yang dikenal dengan istilah West Crew (Jabodetabek dan Jabar) dan juga East Crew (Jateng, DIY dan Jatim).
Batu Karas, Kabupaten Pangandaran dipilih sebagai lokasi acara karena dinilai merupakan salah satu spot touring yang sedang viral saat ini, berkat pemandangannya yang indah dan juga jalur Pantai Selatan yang mulus. Sehingga sangat cocok untuk memberikan pengalaman berkendara yang unik serta berkesan.
“Sebagai KANDO Creating Company, Yamaha selalu konsisten memberikan excitement feeling kepada para konsumennya melalui berbagai kegiatan unik yang dapat merefleksikan semangat passion berkendara kami. Dan Ride to Reunion ini menjadi bentuk realisasi dari semangat itu, dimana beberapa konsumen terpilih dari berbagai wilayah di Pulau Jawa, kami kumpulkan di Batu Karas Pangandaran, untuk bisa have fun dan menyalurkan rasa bangga mereka sebagai pengguna sepeda motor Yamaha,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufaktur
Rangkaian event Ride to Reunion dimulai dengan kegiatan servis seluruh kendaraan peserta yang dilakukan di bengkel resmi terpercaya Yamaha oleh para teknisi berpengalaman yang menggunakan modern tools. Oli mesin pun turut diganti dengan oli asli Yamalube yang memang dirancang khusus untuk memberikan perawatan dan performa secara lebih optimal pada mesin sepeda motor Yamaha.
Setelah melakukan perawatan, selang beberapa hari kemudian tibalah momen touring jarak jauh yang dilakukan oleh para West Crew dan juga East Crew. West Crew mengambil titik keberangkatan dari Yamaha Flagship Shop Bandung dan mengambil rute perjalanan via Ciwidey-Naringgul yang eksotis hingga lanjut ke jalur Pansela (Pantai Selatan) via Kabupatan Garut. Sementara East Crew memulai perjalanan dari Koat Café di Yogyakarta dan langsung menyusuri Pansela via jalan pos Daendels yang legendaris. Rata-rata para crew RTR ini menempuh perjalanan sejauh hampir 300 kilometer untuk dapat tiba di Batu Karas, Pangandaran.
Hari kedua event, seluruh Crew yang sudah berkumpul melanjutkan keseruan dengan mengeksplorasi spot-spot menarik yang ada di wilayah Kabupaten Pangandaran yang juga menjadi refrensi wisata unggulan di wilayah tersebut. Dimulai dengan Pantai Batu Hiu, Pantai Batu Karas, Jembatan Gantung Simpay Asih, Pantai Pangelek, hingga merasakan kegiatan outdoor body rafting di Green Canyon via Batu Lumpang. Sementara pada hari ketiga, para Crew melakukan perjalanan pulang menuju homebase masing-masing.
Perjalanan selama tiga hari ini dalam menjalin persahabatan diantara sesama pengguna Yamaha sembari menikmati pesona indahnya alam Batu Karas, Kabupaten Pangandaran sukses memberikan pengalaman menarik bagi seluruh Crew yang terlibat, hal ini seperti yang diungkapkan oleh Ikhsan – Maison Moto, rider Grand Filano yang sudah mendapat sentuhan modifikasi vintage rally yang tergabung kedalam West Crew.
“Dari jalan basah ke main air beneran, Ride to Reunion kasih kita semua refreshing setelah long ride dari Bandung ke Pangandaran. Mulai dari mantai sampai body rafting bareng dengan all crew yang lain. Seru dan energinya gak habis-habis!. Another unforgettable experience unlocked bareng Yamaha,” ungkapnya.

Event perdana RTR juga turut dimanfaatkan oleh Yamaha untuk memperkenalkan koleksi apparel premium barunya, yaitu Jaket MAX Prostreet Mark II. Jaket hasil kolaborasi dengan Brand Street Wear kenamaan asal Bandung itu, menggunakan bahan kombinasi Mesh dan Taslan sehingga jaket terasa sejuk dan ringan saat dikenakan. Sebagai fitur safety, jaket ini juga dilengkapi dengan protector di bagian back, shoulder, elbow dan arm. Jaket MAX Prostreet Mark II saat ini baru tersedia dalam satu pilihan warna, yakni Biru-Hitam dan dibanderol seharga IDR 1.150.000.
Semoga berguna



