Mie ayam Solo Pak Jarot

Lama nih gak nulis kuliner. Lupa melulu, abis makan langsung cabut, gak melakukan ritual jeprat-jepret dna posting, hehehe.. Yang ringan dulu. Kuliner satu ini, salah satu favorit saia. Bisa sebagai sambilan, alias jajanan pengganjal, bisa pula jadi makanan utama, kala isi dompet menipis 😆

miaysmsolo6Mie ayam. Dari gerobak dorong hingga bertaraf sejenis depot dan resto, sangat mudah ditemukan dan tinggal dipilih di Malang. Yang ini, warung sederhana saja. Berlokasi di seputar daerah Sawahan, kota Malang. Persisnya, di belakang SPBU Sawahan, Jl Yulius Usman. Ada sebuah warung mie ayam, yang rada nyempil. Dikelola mas Jarot, saia manggilnya mas, karena masih muda, yaaah sepantar usia saia kok :mrgreen: Berawal dari gerobak dorong beberapa tahun lalu, hingga akhirnya, menetapkan niat untuk permanen berjualan di lokasi ini. Sederhana saja bangunannya, namun, cukup luas, bisa-lah menampung 10 orang lebih. Dengan pelanggan karyawan SPBU, karyawan toko-toko sekitar serta mahasiswa Akper, pada siang saat makan siang, memadati warung ini.

miayamsolo2Menu, jelas, mie ayam. Lainnya, tersedia juga bakso Solo. Nah, untuk mie ayam sendiri, ada beberapa pilihan. Mie ayam polos/biasa, mie ayam bakso, mie ayam ceker dan mie ayam telor. Kali ini, saia coba pesan mie ayam telor. Sambil nunggu siap, ada koran gratis, yang bisa dibaca, tapi tak boleh dibawa pulang, hehehe. Gak lama, semangkuk mie ayam telor, sudah tersedia di meja, ditemani segelas es teh.

miayamsolo4Tampilan, sangat menggugah selera. Mie, direbus tidak terlalu matang, lengkap dengan sayuran sawi, kemudian disiram dengan tumisan daging ayam berkuah kecoklatan. Hmm…cleguk. Ditambah sebutir telur yang telah dimasak bersama daging ayam, sehingga turut berwarna kecoklatan. Ya, mirip-mirip telur pindang gitu. Oh iya, sudah disiapkan pula cincangan daun bawang di mangkuk yang ada di tiap meja. Kalau suka, tinggal taburkan saja, gratis kok…gak nambah biaya 😆

miayamsolo5Rasa kenyal mie, yang tidak hilang karena dimasak tidak overcook, halah…terlalu matang, berpadu dengan racikan bumbu minyak bawang dan penyedap, serta tambahan saus sambal, cocok dengan rasa tumisan daging ayam yang cenderung manis. Telurnya juga enak, yang saia suka, karena masaknya berbarengan dengan tumisan daging ayam, bisa melapisi bagian luar telur dengan warna coklat sekaligus menyerap rasa, ada kayak kenyal di lapisan luar si telur. Kalau dalamnya sih, ya sama saja, ada kuningnya, layaknya telur rebus 😆 Tak terasa, lupa ambil gambar, dalam sekejap hanya tinggal separuh nih makanan di meja 😆

miaysmsolo3Mie ayam solo biasa, dibanderol IDR 7.000, dengan tambahan telor, seperti yang saia pesan ini, cukup nambah IDR 2.500 saja, menjadi IDR 9.500. Ditambah segelas es teh, lebih dari cukup untuk meredakan amarah cacing yang kelaparan dengan total bayar IDR 11.500

cibi plat AD yang punya warung :mrgreen:

cibi plat AD yang punya warung :mrgreen:

Berminat, di siang hari? Segera meluncur yaak, barangkali rejeki, banyak mahasiswi lho, siapa tahu ada yang jodoh, hehehehe…Semoga berguna

Advertisements

18 comments on “Mie ayam Solo Pak Jarot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s