Hujan t’lah tiba, hore..hore

Masbro sekalian, apa kabar semua? Sehat??
Yup, antara “suka dan derita” kala hujan mulai mendera..cieee, kesambet opo kie, pagi-pagi udah puitis šŸ˜†
Sudah 2 harian ini, Malang mulai diguyur hujan, dengan intensitas sedang. Meski menurut BMG, secara umum negara kita baru memasuki musim penghujan di akhir November atau awal Desember, namun di beberapa daerah sudah mulai turun hujan, meski dengan skala lokal.
hujan
Kenapa suka ?? Lha kebetulan, entah perasaan saia aja, kayaknya kemarau tahun ini terasa banget panasnya, apalagi sekitar bulan September-awal November, buset tenan panasnya..jadilah, kipas angin di rumah kerja keras mendinginkan penghuninya. Begitu turun hujan, mak sleppp…hawa segar, seperti aslinya daerah Malang, kembali terasa. Debu menghilang, suhu udara turun, tanaman pun segar menghijau
Kenapa

duka? Ya, karena di beberapa bagian atap rumah saia bocor šŸ˜¦ , plus kehujanan pulang kerja karena tidak membawa peralatan tempur melawan hujan :mrgreen: Maklum sih, lha paginya cerah ceria seperti biasa, eh, jam 1 siang tiba-tiba mendung datang beserta kawan-kawannya, kayak petir dan air hujan. Walhasil, neduh deh di emperan toko menunggu hujan reda.
Nah, persiapan apa aja nih, buat biker kayak saia dan rekan-rekan?? Saia buat daftar ya..monggo ditambah kalo ada yang kurang..
1. Jelas..jas hujan
Haduh, soal jas hujan, ternyata, setelah rada lama jongkok di pojok lemari, ax**o saia, sudah tak kuat menghadapi gempuran air. Sebenarnya, akhir musim hujan lalu sudah mulai terasa “gejalanya”…ada rembesan air yang menembus hingga celana dan jaket. Sepertinya, selain material yang dimakan usia (ciee.. lagi), faktor sambungan yang berupa jahitan ditambah seal, sangat rentan rembes air. Padahal usia pake sekitar setahun lebih sedikit, dengan asumsi musim hujan efektif sekitar 7 bulanan. Sempat saia akali dengan melapis lakban di bagian, maaf, selangkangan celana, ternyata, gak kuat juga. Akhirnya ya memang harus beli baru. Merk apa? Ntar ada artikelnya sendiri deh :mrgreen:
Yang jelas, jas hujan ponco alias model batman, tidak saia rekomendasikan. Berkibar-kibar kayak mau terbang, ujungnya nyangkut roda atau kena kendaraan lain, malah bahaya šŸ‘æ
jas hujan
2. Jas hujan sepatu
Kalo yang pake sepatu kulit, pasti sayang deh, kalo terus menerus kena air. Pasti bakal cepet hancur šŸ˜† Monggo, diselamatkan, dilapisi jas hujan khusus sepatu. Harga kisaran 30-50ribuan kalo yang biasa, kalo yang merk bagus sih diatas IDR 100k, misal Givi, dkk. Kalo ada bagasi di motor, mungkin malah box, bisa pula bawa sepatu hujan a.k.a boot. Merk, model dan harga bisa dipilih, cocok buat spare, kalau hujan, menepi, pakai jas hujan, sepatu kerja masuk bagasi, ganti boot/sepatu hujan, siap tempur.
jas hujan sepatu
3. Kaca helm bening
Ini kadang yang sepertinya sepele, tapi bisa fatal. Kaca helm gelap, memang nyaman dipake siang dengan kondisi terang benderang. Begitu gelap tiba, pasti mengurangi jarak pandang. Nah, masalahnya, kalo hujan tuh pasti cuaca gelap, meski siang. Bahaya kan, mana hujan, licin, gelap pula?? Silakan pasang kaca bening helm anda. Eh, lupa juga. Silakan cek juga kondisi kaca beningnya, siapa tahu sudah lecet atau banyak goresan, yang jelas, bikin sinar lampu jadi berpendar, malah bahaya. Soalnya, secara pengalam pribadi sih, kaca helm bening, memang lebih rawan, lebih cepat nge-blur/berpendar saat kena sinar lampu, kalo yang kaca gelap rada tahan. Gak tahu, soal bahan atau apa…
kaca helm
4. Pasang sepatbor belakang plus kepet
Ini buat yang sebelumnya, hobi model sporty. Seringnya pasang undertail, yang bikin tampilan bodi belakang jadi minimalis dan sporty. Nah, kebanyakan sih, malah gak dilengkapi sepatbor tambahan, karena paket undertail, biasanya dijual terpisah sama sepatbor belakang. Silakan pasang kembali sepatbor bawaan, karena cipratan air sangat luar biasa efeknya, ya buat rider dan juga buat biker lain. Cipratannya itu lho…dahsyat šŸ˜†
Sementara untuk depan, kalo masih lumayan nyiprat, bisa ditambah kepet, apa ya istilah baku-nya??? Tambahan lah, pokoknya memperpanjang bagian belakang sepatbor depan, jadi menahan cipratan air dari depan. Saia pake bekas mousepad, dipotong, disesuaikan, trus pasang pake clip kecil. Bisa knock-down deh, kalo gak ujan saia lepas :mrgreen:

nyiprat cak :evil:

nyiprat cak šŸ‘æ


5. Balik pake bohlam standar atau halogen
Ini juga penting. Banyak banget kawan-kawan yang mengganti bohlam lampu depan bawaan dengan tipe lain. Favorit sih warna putih atau putih kebiruan. Kalo dilihat sih, emang keren plus sangat terang. Tapi..sinarnya begitu kena aspal basah+air, blasss….gak nampak sinarnya di jalan. Keliatan aja nyalanya di lampu depan, tapi gak keliatan jatuh sinarnya di jalan..
Silakan, balik pake bohlam standar, meski mungkin, yang terbiasa, sedikit kurang terang, ato aplikasi lampu halogen variasi, yang watt-nya sedikit diatas standar, dengan warna kekuningan. Dijamin deh, tembus hujan dan kabut. Eh, katanya, ada yang keren lho, bohlam halogen all season, warna kekuningan, tapi terang dan tembus hujan+kabut, cuma bermasalah di harga šŸ˜†
Bohlam-Terang
contoh perbandingan sorotan bohlam

contoh perbandingan sorotan bohlam


6. Cek kondisi ban
Selama musim kemarau, sering ditemui aplikasi ban yang sporty, kembangan minimalis dan kompon lunak. Pokok-e, ngegrip banget di jalan kering. Begitu kena jalan basah..wassalam…gak punya daya cengkram sama sekali. Silakan lirik alur ban mirip bawaan, ato kalo punya dana lebih, monggo tebus ban khusus basah. Katanya sih, alurnya efektif menyalurkan.membuang air, sehingga efek aquaplanning/mengambang karena ada lapisan air antara ban dan jalan CMIIW
Kalo bannya masih standart, tapi mulai gundul, jangan tunda diganti lho ya…
ban
7. Sesuaikan gaya riding
Ini sih tergantung ridernya. Kadang, beda musim, beda gaya riding šŸ˜† . Bagi yang doyan cornering, kayaknya dikurangi dulu deh, mengingat jalan licin. Kecuali skill dan kondisi motor saudara sangat memenuhi syarat, ya monggo saja sih…
Kalo yang harian, usahakan jaga jarak dengan kendaraan lain, mengingat jalan basah, pasti mengurangi daya cengkram ban. Ujungnya, menambah panjang jarak pengeremen. Motor belum berhenti sempurna, eh, udah kena bemper mobil depan, berabe kan?? Juga, jangan lakukan pengereman mendadak, karena roda terkunci bisa bikin terpeleset. Bila terpaksa mengerem, perkirakan rem depan-belakang, plus dibantu turunkan persneling/engine brake.
drifting sambl meleng

drifting sambl meleng


Kayaknya, 7 ini dulu yang masuk daftar saia, silakan ditambah masbro..
Semoga berguna

Advertisements

14 comments on “Hujan t’lah tiba, hore..hore

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s