Klakson…oh klakson…

Klakson.
Apa sih sebenarnya fungsinya??

Dari wikipedia : “Klakson adalah trompet elektromekanik atau sebuah alat yang membuat pendengarnya waspada. Biasanya klakson digunakan pada kereta, mobil dan kapal untuk mengkomunikasikan sesuatu, dimana biasanya pada negara maju,digunakan untuk memperingati pengendara yang kurang tertib atau jika pengendara lain diprediksi akan menyebabkan kecelakaan.Sedangkan di negara berkembang, klakson memberi tahu pendengarnya bahwa ada kendaraan yang datang,mengingatkan akan kemungkinan bahaya yang terjadi,ingin mendahului,atau menyatakan perasaan emosional”
http://id.wikipedia.org/wiki/Klakson
Dongkol banget kalo ngalami,lagi kejebak macet lampu merah, kendaraan di belakang kita, entah R2 atau R4, “sibuk” nglaksonin kita. Dipikir budeg kali kita ya??? Kayak pagi ini, mulai TL di bawha flyover Arjosari Malang, TL eks Mitra 2 sampe TL Kaliurang, di belakang saia, jarak sekitar 2-3 kendaraan, ada pengendara yang gak sabaran, mainin klakson terus. Nunggang Honda Spacy gres, begitu lampu hijau nyala, dia yang kebetulan berada agak di belakang deretan, langsung pencet klakson lama, tiiin…tiin….seolah menyuruh yang lain segera jalan, biar dia juga bisa jalan.
Iki wong gendeng paling yo??? Dipikirnya begitu lampu hijau nyala, semua kendaraan bisa langsung jalan?? Kan yo butuh waktu buat ngopling, masukkan persneling gigi satu, ngegas, jaga kestabilan motor…setidaknya 4 detik-lah, malah biasanya lebih. Iya kalo pembalap, begitu start langsung makwussss….lah ini jalan raya, bung. Semua pengguna jalan haknya sama, kecuali prioritas seperti ambulance, PMK dan pengawalan polisi.
Balik ke bahasan. Saia lama-lama eneg juga, dari tadi kok ada yang bikin “kerusuhan” di jalanan, pas lagi macet pula. Habis TL Kaliurang, sengaja karena saia sudah incar si biang rusuh ini, saia pepet terus di belakangnya, setelah sebelumnya saia kasih jalan. Depan dealer Yamaha, saia pepet sampingnya sambil “tak-pisuhi” pake bahasa yang agak alus :mrgreen: #@@!$%#%$*^^*&*&
Eh, si bapak (kira-kira 40 tahunan, berkumis) malah mendelik ke saia. Saia cuek aja, meski deg-degan kalo sampe gegeran. Dalam hati, kalo sampe gegeran, tak-kasi tahu apa sebenarnya guna klakson. Tau-tau, dia belok kiri ke sebuah dealer Honda. Saia yang kaget, sekalian karena masih dongkol tak-klakson kenceng sambil bleyer gas… (halah, jangan ditiru). Dia lempeng aja….ampun deh…jangan lagi deh ketemu “makhluk perusuh jalanan” kayak itu lagi…Saia menyabarkan diri. Namanya juga jalan raya, banyak macem orang, dengan macam watak dan tingkah lakunya…

Kalau memang mau minta jalan, atau mendahului, klakson aja sekali atau 2 kali…gak bikin berisik, juga gak bikin emosi rider lain….setuju???

Advertisements

14 comments on “Klakson…oh klakson…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s