


Namanya barang dipakai, wajar dong kalo harus dirawat, agar bisa terus bekerja optimal. Sama kayak motor, juga perlu dirawat. Yah, minimal agar tidak sampai mogok-lah di jalan. Terus, item apa aja sih yang perlu diperhatikan?? Ini poin-poin minimal saja ya…
PELUMAS alias OLI
Benda cair ini ibarat darah kalo pada tubuh manusia. Sesuaikan jenis pelumas dengan jenis mesin motor. Untuk mesin generasi baru, bisa menggunakan oli sintetik dan lebih encer, karena clearance masing-masing part pada mesin, sudah dibuat sangat presisi oleh pabrikan modern. Sebaliknya, untuk mesin-mesin lawas, disarankan pake oli mineral dan jangan terlalu encer. Ideal sih SAE 25W-50. Cek ketinggian pelumas melalui deepstick pada tutup oli di mesin. Yang paling penting, jangan sampai lupa/telat ganti oli secara periodik, karena oli juga memiliki masa pakai. Bila sudah melewati masa pakai, nih oli sudah nggak mampu melumasi dan meindungi mesin secara maksimal karena molekul didalamnya sudah rusak, juga sudah terkontaminasi sisa gas bakar. Jarak ideal penggantian oli adalah 2000-3000 km.
Lanjut ke bagian 2 yak…
Category Uncategorized
Yamaha Vixion facelift

YMKI, disinyalir akan segera melepas Vixion facelift .
Apa saja yang berubah? Kalo dari informasi yang santer, hanya akan ada penambahan variasi warna jadi dual tone, kayak adik-adiknya di kelas bebek. Selain warna, juga ada pergantian stripping aja. Kalo lain-lain sih, sepertinya tetep aja tuh, lampu, bodi, engine…
Dual tone yang tercium antara lain warna putih hitam…kayaknya yang warna putih di bagian depan, yaitu sepatbor, tangki berikut shroud-nya, hitam di bodi tengah dan belakang..CMIIW
Sayang banget ya, kalo cuman facelift gitu, kok ya nggak sekalian ditambahin RDB, hitung-hitung nambah safety karena nih motor tergolong kencang dan enteng..
Info lebih lanjut..kita tunggu aja deh resmi launchingnya…sekarang mari kita bergosip dulu…yang mau keren bisa tuh dimodif kayak itu tuh…
Niat atau ………… ???





Abis dari ATM, mo balik kantor, ujug-ujug ada Shogun 125SP Night Rider parkir di sebelah Meggy. Sambil make helm, iseng saia liat, kayaknya ada yang aneh di seputaran velg-nya.
Busyet deh, pas dipelototi, ada banyak lampu LED (Light Emitting Diode) di palang velg-nya. gak tanggung, kalo gak salah hitung, ada 6 biji bolak-balik (kiri-kanan). Kalo gak salah di 5 palang dipasang, plus baterai 9 volt diikat pake cable tie. Busyet deh…velg depan juga sama, bahkan di tutup rantai juga dipasang berderet-deret LED.
Bisa dibayangkan, kalo pas malam dinyalakan semua, alangkah meriahnya..xi..xi..xi..xi..sayang, ketemunya pas siang hari.
Mungkin, empunya belum ngeh kali ya, kan dah ada tutup pentil berlampu, variasi sepeda motor yang gak ribet, tinggal pasang baterai kecil (baterai arloji) en pasang di tutup pentil, menggantikan tutup pentil asline. Dah nyala otomatis kalo muter rodanya..
Lah, kalo punya si Suzy ini, kayaknya masih pake switch manual, kalo mo nyalakan lampunya…
Yah, selera tiap orang berbeda kali ya masbro…suka-suka aja deh…
check this out..
Cerdas

Kecanggihan teknologi memang semakin memudahkan kita dalam melakukan berbagai aktifitas. contoh paling kecil adalah hp alias henpon. kalo dulu, memang hanya sekedar alat komunikasi, lewat suara dan tulisan. lambat laun terus berkembang, dengan adanya penambahan kamera, koneksi internet, tambahan kapasitas penyimpan eksternal, hingga yang terus berkembang saat ini antara lain aplikasi office pada henpon, layaknya pc/komputer. sekarang pengguna nggak perlu lagi menenteng laptop, cukup dengan henpon terbaru, sudah sanggup menggantikan fungsi laptop. bisa browsing internet, menegcek email, mengambil gambar sekaligus mengupload ke internet, sampe membuat dan mengedit dokumen beserta presentasi.
henpon saia, meski agak jadul, ternyata juga support office, sehingga beberapa dokumen penting seperti user ID dan password, bisa tersimpan di hp dan bisa dibuka sewaktu-waktu dibutuhkan.
nah, pas ngikut workshop di salahsatu universitas swasta di Ngalam, saat break, ada hiburan musik live. sambil nakam, saia iseng ngeliatin penyanyinya. ealagh, lha kok menggenggam sebatang henpon dan sesekali mengamatinya. ternyata, teks lagu disimpan disitu. jadi pas lupa liriknya, cukup liat hp beres deh…sangat membantu dan tersamar, seolah-olah ngecek sms ato ngapain, padahal lagi nyontek teks lirik lagu…
wakakakaka…pemanfaatan teknologi yang cerdas..
Maap nih, gambarnya copas, asal gugling aja…gambar asli kehapus.. yah, mirip-mirip kayak gitulah…
Otos maya Seroja


Iseng ah, sekali-kali nulis makanan. Siang tadi, istirahat makan siang, sambil rencana mau nyuciin si Meggy. Lha kok antri ternyata. Ya wis, nyari makan dulu. Di jalan Terusan Sigura-gura, nemu warung kecil spesial jual otos maya (soto ayam) Lamongan. Langsung pesan seporsi. Di meja, seperti biasa, ada jajaran sambal, garam meja, kecap, tusuk gigi dan kawan-kawan.
Tak berapa lama, pesanan datang. Saia celingukan, biasanya dikasi irisan jeruk nipis, buat diperas ke kuah soto. Eh, ujug-ujug si mas penjualnya, bawa botol kecil terus ditaruh di meja saia. Lah, kok aneh. Isinya putih keruh, agak kekuningan gitu. Awalnya saia pikir minyak, lah buat apa dikasi minyak???
Saia coba aja tuang sedikit ke mangkuk, ealaghhh…ternyata isinya air perasan jeruk nipis! Ada-ada saja idenya, tapi boleh juga. Pembeli gak usah meras jeruk nipis sendiri, sudah disediakan, tinggal currrr…
Mungkin untuk alasan efisiensi, disitu hanya disediakan 1 botol air jeruk, sementara mejanya ada 6. Gantian aja ya..lagipula, siapa mau ngabisin perasan jeruk nipis segitu untuk semangku soto??? gaber-gaber kecuttt….
Terlepas dari rasa makanan yang asaib (biasa) menurut saia, ide kreatif perasan jeruk nipis ini baru kali ini saia temui lho…
Mo nyoba???
Kaisar RoTi




Sekitar tahun 2002-2003, lagi marak banget modifikasi ekstrem di kalangan bikers pecinta roda 2. Mulai dari roda orbital, hubless, multi-kaliper pada rem, beraneka posisi monosok dan sokbreker hingga penggunaan lengan ayun untuk suspensi depan.
Nah, di kantor saia, tahun 2009 dapat bantuan motor roda tiga merk Kaisar, lengkap dengan box buku di belakang beserta perlengkapan multimedia dari SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu).
Unit roti (roda tiga) ini difungsikan untuk Perpustakaan Keliling, melayani TBM (taman Bacaan Masyarakat) di kelurahan-kelurahan se-kota Malang.
Bermesin 150cc SOHC, CDI, 5 percepatan plus 1 gigi mundur, penggerak gardan, suspensi per daun di belakang dan…suspensi lengan ayun di depan.
Ternyata, gak usah modif. Dari pabrikan Cina sudah dipasang sistem lengan ayun dengan 2 sokbreker untuk suspensi depan. Sepertinya, sistem ini bukan untuk kenyamanan, tapi lebih mengejar kekuatan. Ini terlihat dari desain lengan ayun yang dibuat ekstra kokoh dengan bahan besi (detail di gambar).
Soal kenyamanan, kata teman-teman awak “odong-odong” (istilah pangilan sayang ke tim motor keliling) bilang, keras banget sok depannya, plus berat di handlingnya. Apalagi pake velg racing, yang notabene dari besi, lingkar 18″ dan ban gambot ukuran 350-18. Wuaduh, kalo belok, perlu tenaga ekstra, selain karena cukup beratnya beban buku dan peralatan multimedia di box belakang. Selain biker pengendara, disampingnya disediakan jok lengkap sabuk pengaman untuk boncenger alias asisten. Unik kan?? Biasanya boncenger kan dibelakang, ini disamping, duduk berhimpitan…lebih mesra getooo..ahihihihi…
Alay modification style???



Waduh, kayak nunggang jaran!!! (maaf lho pak bambang..)
Itu kesan saya pas njoki motor keponakan yang masih SMK. Yamaha Vega 2006. Gimana gak ajrut-ajrutan, lha kayak gini spek-nya :
1. Sok depan belakang diturunkan
2. Jok ditipiskan
3. Pake ban profil tipis
4. Sayap dilepas, filter karburator juga
5. Footstep boncenger dilepas
6. Mika lampu rem+sein ganti putih
Waduh Le, dinaiki, rasanya keras banget karena jok tipis, trus ban tipis dan sok pendek gak mampu meredam guncangan di jalan. Gak nyaman banget ..inikah dinamika Alay (anak Layangan) ???
Padahal, lebih banyak kerugian-nya lho, modif alay kayak gini..
Yang jelas :
1. Nggak nyaman sama sekali
2. Nggak safety
3. Melanggar peraturan lalu lintas
Ada yang mau menambahkan, apa lagi yang biasanya jadi style modifikasi khas Alay???
Mohon maaf, foto dapat dari googling, berbagai sumber, karena empunya motor, keponakan saya gak mau difoto motornya. Alasannya, takut ketahuan bapaknya yang merantau di Kalimantan…
Roadshow Opera Van Java di Malang dikawal Byson dan Vixion

Pas berangkat lembur tadi pagi, macet parah di Jakgung Suprapto Malang. Eh, ternyata, ada persiapan konvoi roadshow OVJ Trans7 di Malang, dengan rute Jakgung Suprapto (Hotel Regents), Basuki Rahmad, Semeru, Ijen, Bandung , Veteran finish di Graha Cakrawal Univ Negeri Malang.
Mau brenti, ambil gambar, gak boleh sama silup-nya…tambah macet sam, katanya…
Ya udah, biar deh dibilang hoax, no pic…
Di barisan depan, sesudah voorijder Patwal Polresta Malang, ada rombongan ‘kebo bule’ Yamaha Byson, trus dibelakangnya lagi ada Yamaha Vixion Club Malang, baru jip para personel OVJ.
Wah, boleh juga nih promo terselubungnya Yamaha, biar pada tahu, kayak apa sih si Byson yang gak pernah ada iklannya (apalagi motornya) di showroom Yamaha se-Malang Raya..
Positifnya, klub motor dilibatkan sehingga juga merasa diperhatikan oleh pabrikan..bener nggak???
nb : eh, ternyata libom support Yamaha ada di paling belakang, sekalian bawa brosur…jadi ujungnya, acara ini didukung oleh Yamaha
Seputar Flashdisk


Awalnya, dikenal suatu alat penyimpan data bernama Flash Memory. Alat ini dipergunakan untuk menyimpan BIOS di mainboard komputer. Karena harganya yang semakin murah, para ahli elektronik memodifikasinya menjadi sistem penyimpan data portable,mirip disket. Maka muncullah sebutan flashdisk.
Flashdisk mulai dipasarkan oleh IBM pada tahun 2001 di Amerika. Saat itu, kapasitasnya hanya mencapai 8 Mb. Kemudian, pada 2003 telah berkembang menjadi 64 Mb. Hingga saat ini, belum bisa dipastikan siapa yang kali pertama berusaha memunculkan alat ini. Tiga perusahaan berselisih, mengaku bahwa mereka-lah yang kali pertama mempunyai peran, yaitu M-Systems, Trek2000 dan Netac. Namun, siapapun mereka, yang jelas hasil kreativitasnya sangat berguna bagi kemudahan menggunakan teknologi sekarang ini.
Teknologi ini menggunakan jalur USB (Universal Serial Bus) yang dipadukan dengan teknologi Flash Memory. Beberapa produk USB Storage Media lain adalah MP3 Player, Pendrive, Thumbdrive, SD Card, Compact Flash MMC, MicroSD an lain-lain. USB sendiri memungkinkan kita untuk menghubungkan External Device yang lain ke komputer seperti scanner, kamera digital, handphone dan printer.
Keberadaan flashdisk sejak awal 2006 cukup menjamur. Berbagai fitur dan ukuran terjual dimana-mana. kapasitas dan fungsi yang ditawarkan pun bermacam-macam. Benda ini berhasil menggeser alat penyimpan data sebelumnya (disket) karena konstruksinya lebih menjamin keamanan data yang kita simpan dan proses transfer data yang lebih cepat. Selain itu, bentuk dan ukurannya yang mungil memiliki kapasitas yang justru lebih besar dibandingkan disket. Sekedar perbandingan, kapasitas flashdisk yang minimum sekarang mencapai 1 Gb, 1000 kali lipat lebih besar dibandingkan disket yang hanya 1,44 Mb.
CD atau DVD memang bisa digunakan untuk menyimpan data, bahkan kadang mempunyai kapasitas lebih besar daripada flashdisk. Akan tetapi, portabilitasnya kurang begitu mendukung. Selain itu, CD atau DVD rentan terhadap goresan, sehingga bisa mengakibatkan kerusakan data yang kita miliki.
Namun demikian, jangan pernah beranggapan USB flashdisk tidak peru perhatian lebih. Sebab, bila terjadi kerusakan, data-data penting bisa jadi hilang.
Tips memilih flashdisk :
1. Merk, pilih merk yang cukup terkenal, seperti Adata, Kingston, VGen dkk. Dengan trackrecord yang bagus, dan melihat banyaknya produk dari merk tersebut, berarti dia memiliki pabrik yang cukup besar, sehingga otomatis juga bertanggungjawab dengan produknya.
2. Harga, jangan tergiur harga murah, jika terlalu miring, kita layak curiga, karena beberapa wajtu lalu sempat marak kasus flashdisk palsu dengan membajak merk/brand terkenal
3. Kapasitas, sesuaikan dengan kebutuhan kita. Bila hanya dokumen biasa, tentu tidak perlu terlalu besar kapasitasnya.
4. Kompatibilitas dengan komputer, berkaitan dengan kecepatan transfer data. Rata-rata versi terkini adalah 2.0 dengan kecepatan transfer data mencapai 480 Mbps.
5. Fitur, ada flashdisk yang mempunyai kemampuan waterproof, sehingga lebih tahan air, ada juga yang memprioritas pada bentuk fisik yang menarik. Semua kembali pada kebutuhan dan keinginan Anda.
6. Garansi, ini juga mutlak, berkaitan dengan kualitas flashdisk yang Anda beli.
Satu lagi yang perlu diingat, flashdisk juga mempunyai lifetime, berkisar antara 100.000 kali proses hapus-tulis. Bila sudah mendekati habis masa pakainya, bisanya flashdisk sering error, tidak terdetect dan lain-lain. Bila sering menjumpai gejala tersebut, dan mengingat kira-kira berapa lama sudah dipakai, saia anjurkan agar merecover data didalamnya. Sehingga bila sewaktu-waktu flashdisk mati (mendadak, karena memang habis lifetime-nya), Anda tidak menyesal karena data didalamnya sudah diamankan.
Trik merawat flashdisk :
1. Sebisa mungkin tidak terkena air, meski ada embel-embel waterproof
2. Hindarkan dari tempat panas
3. Jauhkan dari medan magnet kuat
4. Hindarkan dari benturan keras, meski ada flashdisk yang berbodi karet, sehingga diklaim tahan benturan
5. Selalu eject/safely remove flashdisk sebelum mencabut flahdisk dari koneksi komputer
6. Minimalkan proses hapus-tulis, agar lebih panjang lifetime-nya. Bila akan mengedit dokumen, biasakan lewat harddisk, baru setelah selesai, save as di falshdisk. Flashdisk prinsip dasarnya adalah penyimpan sementara.
7. Jangan sering diformat
Semoga ulasan gak penting ini berguna…
New Megapro versi Honda Cina





Sudah lama nih, gak sempat posting..lagi pecas ndahe….
Jum’at 3/3/11 kemarin, iseng-iseng ke xbhp.com, penasaran, tampang Honda New Megapro a.k.a Honda Dazzler versi Honda Cina. Dapet banyak gambar juga disana,meski postingan agak lama.
Secara fisik, persis plek sama yang udah beredar di India , juga di Indonesia.
Kalo part yang berbeda, kasat mata tuh knalpot yang lebih panjang, tutup tangki model mendem (kayak Dazzler India), desain angka di spidometer, footstep biker+boncenger jadi satu (kayak Tiger), gak ada kick starter, sama sudah pake lampu belakang LED…wah, nayamul kan???
Yang membedakan paling mencolok, di warna cat bodi. Wah, jan apik tenan kombinasi-ne (bagus banget kombinasi-nya). Yang paling saia suka warna kuning, dengan stripping hitam. Shroud khas NMP yang disini tampak kegedean, dengan variasi warna dan permainan strip jadi berkesan menjadi satu bodi. Gagah.
Trus ada juga versi racing warna biru. Pake footstep racing, knalpot racing, sokbreker depan asep-don…full modif pokok-e…
AHM ngeluarin limited edition kayak ini gak ya??? jadi ngiler…
Eeeh, ada informasi tambahan. Pas ngeliat spesifikasi-nya, power maksimal kok cuman 8,9kW/7500 rpm yak??? Wong NMP versi AHM diklaim 10,1kW/8500 rpm.. Binun nih, kok lebih kecil, jangan-jangan…….