Siang masbro..
Saat berkendara motoran, pasti sering banget kan kita berhenti. Entah kena lampu merah, atau sekedar menepi sebentar ngecek handphone. Nah, saat berhenti, pasti deh, salah satu atau malah 2 kaki kita bakal turun dan menyangga kestabilan motor. Biasanya, yang turun duluan yang mana nih, kaki kanan atau kiri?
Bakal saia ulas sedikit dari faktor safety alias keamanan yaa.. berdasar pengalaman mengikuti pelatihan safety riding di MPM Honda Jatim yang tentunya punya instruktur tersertifikasi.
Dan hasilnya, secara keamanan, saat berhenti naik sepeda motor sejenak, sarannya adalah menurunkan kaki kiri terlebih dahulu. Hal ini punya tujuan, yaitu untuk menjaga kestabilan kendaraan dan menghindari risiko terlindas kendaraan lain yang mungkin menyalip dari sisi kanan. Kenapa? Dan ada alasan apa?
Yuk, kita ulas..
- Keamanan: Secara umum, kondisi lalu lintas di Indonesia menggunakan lajur kiri, makanya mobil pun pake setir kanan. Jalur kiri merupakan jalur lambat. atau bisa dikatakan “jalur lebih aman” . Kendaraan di belakang kita, punya kecenderungan melewati sepeda motor yang berhenti dari sisi kanan, sehingga menurunkan kaki kiri akan mengurangi risiko kaki terlindas atau terkena benturan kendaraan yang melewati kita
- Kestabilan: Dengan kaki kiri menapak di asapal/tanah, kaki kanan pasti masih berada di footstep dan dekat dengan pedal rem belakang (khusus motor tipe sport dan bebek). Sehingga, apabila ada hal lain, misal terpeleset atau motor hendak mundur, reflek kaki kanan bakal menginjak pedal rem belakang, tentunya juga dengan tangan menekan tuas rem depan di setang. Hal yang berbeda ya kalau menggunaka sepeda motor tipe matik/skutik karena kontrol rem semua ada di setang
Nah, jadi paham kan, kalo banyak keuntungan turun kaki kiri duluan?
Semoga berguna


