Siang masbro..
Rilis perdana di tahun 2002, motor Yamaha Scorpio yang menggigit kala itu dengan performanya, digadang-gadang menjadi suksesor Yamaha RX-King yang terkenal dengan jambakan maut khas mesin 2-tak 135cc-nya.
Sepintas,desainnya memang masih mirip dengan RX King, terutama tangki kotaknya. Cek deh
Tangki kotak sederhana, dipadu bodi belakang yang juga mengotak sederhana, membuat aura motor akhir 90an kuat banget. Plek ketiplek RX King, mulai tangki, model jok dan lampu depan kotaknya, tapi versi model berotot nih, apalagi kalo longok mesinnya yang di awal 2000, wah, kekar dan gahar banget.
Gimana enggak, wong isinya 225cc, lebih gede ketimbang Tiger 2000 sang legenda yang “hanya” bermesin 200cc. Generasi awal Yamaha Scorpio ini, masih asli completely built up alias CBU dari Jepang. Velg jari-jari dan roda diameter khas motor lawas yaitu 18 inchi, kuat menunjukkan tahun lahir motor ini.
Betotan mesin gede 1 silinder 225 cc, torsinya mantap abis. Kubikasi gede, silinder tunggal menghasilkan tenaga 19PS/8000 RPM dan torsinya nendang 18,6 Nm/6500 RPM. Cukup selisih beda dengan si macan yang hanya 16 Nm
Kelebihannya lagi, noh Scorpio Steko sudah pake monosok nih, nama resminya Monocross lansiran Yamaha. Di jaman itu, sudah cukup wow motorsport yang pake monosok, makanya marak banget modifikasi ubah jadi monosok era itu

Di awal kehadirannya, hanya tersedia 3 warna saja yaitu merah, hitam dan silver/perak. Bertahan hanya 3 tahun, Steko terakhir beredar pada tahun 2004 dan akhirnya diganti dengan produksi lokal tanah air dengan desain yang mulai berubah, nggak lagi bertangki kotak dan bodi yang lebih segar lagi
Nih motor sudah jarang banget ditemukan wira-wiri. Selain karena banyak yang sudah entah dimodifikasi atau dikampakin, banyak juga yang sudah jadi peliharaan kolektor dengan kondisi orisinal. Makanya, harga rada gelap.. bahkan kondisi standar saja, bisa tembus 30-40 jutaan.. ngeri juga kan
Semoga berguna

