Jangan lupa kembali posisi semula, salah satu tips #cariaman

Pagi masbro..

Ada beberapa kebiasaan baik yang perlu juga nih kita terapkan saat berkendara. Tahu sendiri kan, jalan raya sekarang kayak apa? bagitu banyak pengguna jalan dengan beragam kendaraan dan tentunya juga beragam kebiasaan, entah baik atau kurang baik. Intinya sih, kita berupaya semaksimal mungkin #cariaman saat berkendara di jalan, tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Salah satu yang saia cantumkan adalah kata “kembali ke posisi semula”

Setidaknya, saia nemu 3 kebiasaan yang bila dipraktekkan, cukup “berkhasiat” aman. Apa saja?

  • Kembalikan posisi saklar lampu jauh

Lampu jauh, atau lampu high beam sejatinya adalah lampu depan dengan sinar yang lebih terang ketimbang low beam dan arah sinarnya lebih tinggi. Gunanya, selain memberi isyarat pada kendaraan depan, juga bisa dipakai untuk menerangi area depan secara lebih luas pada daerah yang minim pengguna jalan, misal hutan atau pegunungan. Bila setelah dipakai nge-dim atau dipakai di pegunungan, lebih bijak untuk mengembalikan posisi tombol lampu jauh alias high beam ini ke posisi semual yaitu low beam. Selain lebih fokus menerangi area depan, sorot lampu low beam lebih bersahabat dan tidak membuat silau pengendara lain… jadi aman

  • Kembalikan posisi tombol lampu sein

Ini juga yang sering dilupakan pengendara. Usai menyalakan sein kanan saat hendak menyalip, atau sein kiri saat berbelok, sering lupa mematikan lampu sein. Akibatnya, pengendara lain jadi kagok dan bingung kan, nih motor udah lurus kok sein masih nyala… mau belok nggak nih? Dan hal ini rawan memicu kecelakaan,Makanya, biasakan juga mengembalikan posisi tombol lampu sein ke tengah, atau dimatikam saat sudah menyali atau berbelok

  • Kembali ke lajur kiri setelah menyalip

Yang ini sebenarnya perlu untuk dipraktekkan secara hati-hati. Usai menyalip kendaraan lain yang lebih pelan dari sisi kanan, memang diupayakan kita kembali ke lajur kita. Perlu seidkit hati-hati saat kembali ke lajur kiri, wajib nyalakan sein kiri dan cek melalui spion serta perlu cek kondisi kendaraan belakang, aman nggak kita kembali ke lajur kiri terkait jaraknya.

Nah, itu beberapa pemikiran tentang “kembalikan ke posisi semula” yang berkorelasi dengan safety riding. Ada yang mau menambahkan?

Semoga berguna

Leave a comment