Motor Honda 2-tak konfigurasi tak lazim, V3

Pagi masbro..

Konfigurasi mesin, merupakan salah satu upaya dari teknisi pabrik sepeda motor, untuk meningkatkan keluaran tenaga dari mesin si sepeda motor. Selain dengan menaikkan kapasitas tentunya. Nah, lagi kepingin bernostalgia dengan motor Honda jaman dulu kali ini. Adalah sebuah tipe motor Honda yang diproduksi terbatas pada tahun 1983 silam

Bertitel Honda NVX250F. Hmm..rada asing namanya? Iya juga sih, karena memang kurun waktu beredarnya singkat, makanya kurang familiar. Motor dengan model sporty dan semi naked  ini punya kubikasi mesin persis 250cc. Uniknya, dengan kapasitas 250cc tersebut, konfigurasi mesin berbasis 2-tak yang diaplikasinya, tidak lazim. Yaitu, konfigurasi V3. Unik ya?

Memang sih, motor modern banyak yang pakai konfigurasi V yang ganjil, contoh motor MotoGP Honda RC211V punya konfigurasi V5. Mesin V3 pada MVX250F, punya 2 silinder sebaris di depan, dan 1 silinder sisanya ada di belakang

Meski bermesin 3 silinder yang terlihat mungil karena absennya sirip silinder (pendingin cairan nih bro), tenaga yang dihasilkan pada masa itu nggak main-main. Mencapai 49 dk. Angka yang tergolong luar biasa pada jaman itu. Selain power maksimal yang mantap, torsinya pun galak, 31Nm di 8500 rpm. Dikombinasi dengan bobotnya hanya 138kg, hmm…pasti ajegile dan mantap tuh tarikannya. Padahal, di panel dasbornya yang sederhana, tertera maksimal penunjuk kecepatan adalah 140 kpj. Saia kok yakin ya, lebih deh, hehehehe

Tampilan khas motorsport jaman dulu, dengan posisi merunduk bagian depannya. Sebab musababnya, selain setang jepit khas motor balap yang rendah, kombinasi unik ukuran roda juga menyumbang riding position ala resing. Velg depan, berdiameter 16″ sementara roda belakang berdiameter 18″. Dengan velg palang khas jaman itu, punya 6 palang berkelir silver alumunium. Lho? Masih andalkan rem tromol? Gak ngeri dengan performanya??? Sabar…simak gambar berikut dengan seksama masbro..

 

Yups, Honda meracik sistem pengereman bertampilan ala rem tromol, meskipun sejatinya adalah rem cakram dengan kaliper 2 piston. Berngaran inboard ventilated disc , yang juga dipakai modifikator kondang Yuwono Jati dalam “Honda Dream Ride Project’ beberapa waktu yang lalu. menyamarkan tampilan rem cakram depan jadi mirip rem tromol jadul. Asik kan????

Body belakang model tumpuk, dengan posisi boncenger yang jelas, lebih tinggi dari pengendara. Nggak nungging banget sih, kayak motorsport jaman now, tapi, posisi jok berundak memang membuat posisi pengendara dan pembonceng jadi berjarak, hehehehe.  Biasanya sih, kalo riding sendiri, ada penutup jok belakang nih, jadi bergaya single seater. Motor pencegah mencari boncenger di jalan, hehehehe

Sayang banget, dengan masa edar hanya setahun, yaitu 1983 hingga 1984, bikin ini motor susah banget ditemui. Apalagi, hanya dijual untuk pasar domestik Jepang saja, semakin bikin langka.  Kalau nggak salah, setelah stop produksi, pengganti untuk MVX250F adalah generasi Nasir. Yaitu NSR250 series.

Nah, jadi tahu kan, kalau Honda pernah juga produksi motor bermesin 2-tak dengan model V3 ? Semoga berguna

 

One comment on “Motor Honda 2-tak konfigurasi tak lazim, V3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s