Kenapa ada 2 jenis tuas persneling motor?

Di tipe motor yang beredar di indonesia, selain matik tentunya, bila dicemati, pada bagian tuas persneling ada 2 macam bentuknya. Pertama, ada yang hanya punya ujung 1 alias bagian depan saja. Rider hanya menggunakan ujung kaki untuk menginjak dan mengungkit/mencungkil bila menaikkan/menurunkan persneling. Biasanya dipakai motor sport alias batangan, kayak Honda Tiger, Kawasaki Ninja dkk.

Kedua, punya ujung 2, depan belakang. Ini biasanya dipakai di motor bebek. Jadi rider tidak perlu mengungkit pakai ujung kaki, tapi bisa menginjak pakai ujung depan kaki dan pakai tumit.

Trus kenapa dibikin beda ya sama pabrikan??
Kalo, dari sisi teknis, begini nih penjelasannya. Tipe bebek, pakai tuas dua ujung karena bebek pakai sistem kopling sentrifugal. Jadi, sekali injak, rider melakukan 2 kerjaan sekaligus. Ngopling, sekaligus memindahkan persneling. Makanya, dipakai dua ujung, supaya agak ringan kerja kaki. Bila menaikkan persneling, cukup injak kedepan. Bila menurunkan persneling, injak pakai tumit ke belakang. Bisa dibayangkan ya, gimana beratnya kalo si bebek pake tuas persneling satu sisi alias injak dan cungkil pakai ujung depan kaki??
Nah, kalo motor sport, koplingnya ka manual, digerakkan pake tangan. secara otomatis, kerja persneling lebih ringan, hanya memindahkan gigi saja, tidak sekaligus ngopling. Makanya, bisa pakai sistem cungkil/ungkit karena ringan. Selain itu, oper gigi persneling dengan sistem ungkit banyak dikatakan lebih cepat daripada sistem injak depan belakang, meski ada beberapa varian motor sport yang pake tuas ujung 2, kayak Yamaha RX-King, Vixion, Scorpio dan Honda New Megapro.

Alasannya karena faktor estetis, orang gak rela kalo ujung sepatunya rusak keseringan dipake mencungkil tuas persneling. Makanya pihak pabrikan disini mengakomodasi dengan ‘memodifikasi’ tuas persneling ujung 2, yang bisa diinjak ke depan dan ke belakang ala bebek.
Alasan yang lebih teknis, motor sport kan pake tangki di depan, maka posisi duduk rider juga kutan mundur. Menyesuaikan posisi duduk, maka posisi kaki juga ikutan mundur, sehingga makin jauh dari lokasi as persneling. Kemudian, dibuat batang penyambung dari as persneling sampe ke tuas persneling yang posisinya lebih ke belakang. Terakhir, dibuat tuas persneling tunggal alias model cungkil.
Nah, jadi paham kan, perkara sepele soal si tuas persneling ini??

gambar : google

Advertisements

13 comments on “Kenapa ada 2 jenis tuas persneling motor?

  1. betul bro, ane Vixion tetep nyungkil tp kl pk sepatu motor, responnya cepet,..tp kl lg pke sepatu biasa atau sendal mending pake tuas belakang :D.

    Like

  2. wah, pertamax diamankan :mrgreen:
    kalo pake sepatu motor, notabene ada lapisan keras (besi) di ujung depan, jadi enak aja buat nyungkil..
    kalo sepatu biasa agak sakit juga lama-lama, enakan nginjek belakang :mrgreen:
    tengkiu sudah berkunjung

    Like

  3. Pingback: Jenis Tuas Persneling Motor « Wong168's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s