Terpeleset ceceran solar..

Artikelnya ganti nih bro. Bukan lanjutan freestyle, karena kemarin sore, penulis sendiri salto-jungkir balik di jalan. Bukan lagi gaya freestyle, tapi jatuh karena kepleset ceceran solar di jalan.
Kemarin sore, Malang diguyur hujan deras banget. Sejak keluar kantor, jas hujan udah dipakai, sepatu dilepas, celana digulung sedengkul, riding pulang deh. Sampai daerah Singosari, udah agak reda, tapi jalanan masih basah banget.
Karena tujuan pulang ke Lawang, jemput istri dan anak di mertua, lanjut tancap gas (tapi gak kenceng, sekitar 40an km/jam) melewati Song-song.
Didepan PT Sidobangun, sempet mo nolongin biker jatuh juga, kepleset. Saya sudah monggir, ternyata si biker gak papa, bisa bangun sendiri trus minggirin motornya. Sayapun melanjutkan perjalanan. Didepan PT BDF, samar-samar kelihatan didepan, agak jauh, seekor Mio hijau terpeleset, sementara bikernya ikutan terseret sekitar 10 meteran.
Eh, lha dalah, tiba-tiba setang motor goyang tak terkendali. Saya berusaha mempertahankan kestabilan, lah…roda belakang ikutan liar, geal-geol. Sekitar 5 meter berjuang mempertahankan diri dan motor, akhirnya pasrah deh…
Bruuukkk…srooottt….
Saya beserta motor roboh ke sisi kiri. Saya melepas setir, dan berusaha ‘mengamankan’ diri ke kiri, antisipasi kalo ada kendaraan lain di belakang. Motor sempet terseret beberapa saat dengan mesin masih menyala dan roda belakang berputar. Posisi persneling di gigi 4.
Setelah bangkit berdiri, saya lihat kendaraan di belakang pada berhenti, saya menuju ke motor. Saya matikan kunci kontak, kemudian menegakkan motor. Saya tuntun motor ke pinggir, terus dikerumuni orang-orang. ada yang bantuin minggirin motor, ada yang ngasih air minum, ada juga yang mengambilkan jam tangan saya yang putus dan tercecer di jalan.
Jadinya, pada habis nolongin Mio hijau, gantian pada nolongin saya…hi..hi..malu juga benernya..
Usut punya usut, saya perhatiin jalanan, kok ada jalur berwarna pelangi, pas di jalur motor saya tadi. Panjang juga, mungkin sekitar 15 meteran di belakang saya, terus kedepan ke arah utara, ada kira-kira 20 meteran lagi.
Sama orang-orang sekitar kemudian di cek, ternyata ceceran solar, saudara-saudara..
Buset deh, mobil sapa yang bocor ya, sampe bikin sengsara orang lain???
Thanks GOD, saya dan pengendara Mio tadi gak cedera parah, cuman lecet-lecet aja, di dengkul terutama, karena pas kejadian, kan celana saya gulung sedengkul…
Buat bro biker, ati-ati ya kalo di jalan, sekilas ngeliat semburat pelangi di aspal, apalagi pas jalan basah abis hujan, bisa dipastikan itu ceceran/tumpahan minyak, entah solar atau oli..Alamat deh, kalo melindas itu, pasti kepleset, meski pelan sekalipun..
Keep broherhood..

Advertisements

One comment on “Terpeleset ceceran solar..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s