Sehabis dorman, keladi kok mutasi ???

Ini pengalaman saya, menghadapi keladi dorman.
Karena masih belajar, akhirnya beberapa tanaman keladi saya layu, dan mengering. Semula saya biarkan saja, karena putus asa, malah saya pikir sudah mati.
Iseng-iseng,saya bongkar pot beserta medianya, karena mau saya pakai untuk tanaman lain. Waktu dibongkar, eh.. ternyata umbinya masih ada dan tidak busuk atau kering.
lalu, umbi keladi itu saya cuci bersih, dan dijemur beberapa saat.
setelah itu, saya coba tanam di media humus, tapi tidak terlalu dalam ditanamnya, agak di permukaan, kemudian ditutupi sedikit media.
Hal ini saya lakukan pada sekitar 5 tanaman keladi yang ternyata dorman tadi.

Ternyata, lama juga ya tumbuhnya, sampai-sampai males ngerawat. Paling-paling ya cuma disiram, ditaruh di tempat yang teduh.
Selang hampir 4 bulan, eh..muncul tunas dari umbi keladi. Saya biarkan saja, sampai semuanya bertunas. Ternyata, dari tunas hingga keluar daun, lama juga, hampir 1 bulan.

Begitu daun terbuka sempurna, lha kok nggak sama ya jenisnya dengan keladi asalnya.
Masih saya simpan beberapa foto sebelum dan sesudah dorman. Ada yang aslinya motif dasar hijau, tulang merah tanpa bintik-bintik, yang tumbuh justru dasar putih, tulang merah, ada bintik-bintik pink.

Aneh ya….
Mungkin ada rekan yang bisa ngasih informasi??
Memang sih, nggak smeua ber-mutasi. Dari 5 yang dorman, 3 bermutasi, yang 2 normal, warna sesuai asli-nya sebelum dorman.

Monggo kalau ada yang ngasih pendapat…..

Lumpur Lapindo, bikin sengsara banyak orang

Luapan lumpur di sumur pengeboran PT Lapindo Brantas, yang diduga karena tetap dipaksakannya pengeboran, akhirnya benar-benar terjadi.
Dari yang semula hanya menggenangi sekitar sumur, akhirnya meluap, bagai banjir bandang.
Luar biasa, beberapa desa, dalam waktu tidak terlalu lama, sudah tenggelam lumpur.
Alam menunjukkan murkanya, karena ia semena-mena, tanpa perhitungan, dirusak, dibor dan sebagainya. Hingga sekarang-pun, berbagai metode untuk mengentikan luapan lumpur tidak membuahkan hasil.
Akhirnya, sampai kapankah terus terjadi?