Modifikasi Yamaha Fazzio ala millenium, bangkitkan kenangan corak khas tahun 2000

Pagi masbro..

Buat generasi “lawas” , era millenium yaitu memasuki tahun 2000 awal,memang cukup fenomenal. Biasanya tahun diawali dengan angka 19xxan, berganti dengan 20xx. Warna yang trend saat itu adalah perak alias silver, yang berkesan hi-tech banget saat itu. Pabrikan motor pun mengikuti trend dengan hadirkan motor bercorak khas millenium, salah satunya Yamaha dengan F1ZR edisi spesial berlabur warna perak dipadu dengan kuning. Idola anak muda banget nih jaman itu. Keluar pada tahun 1999 akhir kalau nggak salah ingat

Keren kan? Nah, selain sekarang marak direstorasi, ada juga nih yang melirik paduan warna cakep ini diaplikasi ke motor lain. Adalah Putut Wijanarko, yang memodifikasi Yamaha Fazzio Hybrid dengan mengacu ke F1ZR Millenium ini.

“Skutik yang punya julukan ‘White Canvas’ ini memberikan kesempatan kepada saya untuk bisa menuangkan gaya dan selera yang saya inginkan,” ujar Putut. “Walaupun modifikasi dengan konsep ‘kalcer’ saat ini sedang tren, tetapi saya memilih gaya ‘modern racing’ karena lebih sesuai dengan passion.” Kombinasi warna kuning dan silver khas F1ZR pada bodi, ditambah grafis biru lancip pada Yamaha Fazzio Hybrid ini telah membangkitkan kesan nostalgia pada masa tahun 2000.

Dari pemilihan warna hingga detail part motor, semuanya diubah agar mirip dengan F1ZR versi millenium yang terkenal dengan warna ungu metalik, grafis agresif, dan desain yang menonjolkan kesan balap. Tak jarang, modifikasi ini disebut sebagai “reinkarnasi F1ZR” dalam bentuk skutik modern.

Bodi Fazzio dicat ulang menggunakan warna kuning glossy mengkilap di bodi tengah dan belakang, dipadu dengan silver metalik pada dek dan sayap depan . Tidak hanya itu, grafis stiker mengacu khasnya F1ZR juga diaplikasikan untuk memperkuat nuansa balap yang legendaris, yang jadinya adalah “Fazzio R”. Paduan aksesoris lain juga masuk banget, seperti cover knalpot bergaya racing, spion model jalu, dan jok custom dengan pola jahitan kotak-kotak

Kaki-kaki juga tak luput jadi sasaran modifikasi ini. Velg standar diganti dengan velg motif “bintang” palang lima berwarna silver CNC, lagi-lagi dengan desain yang digunakan oleh motor balap pada awal 2000-an. Sokbreker depan belakang juga wajib diganti dong, selain supaya matching, juga berfungsi maksimal. Suspensi belakang, yang diganti dengan produk aftermarket dengan tabung tambahan dipadu sokbreker VND didepan, memberikan tampilan lebih kokoh dan berkesan tangguh serta sporty.

Meskipun tampilan Fazzio kini mengusung gaya klasik ala F1ZR, fitur modern dari motor ini jelas tetap jadi unggulan. Teknologi Stop & Start System (SSS), electric power socket, dan sistem Blue Core Hybrid yang efisien dalam penggunaan bahan bakar tetap menjadi keunggulan utama yang dimiliki motor ini. Dengan begitu, meskipun tampil dengan gaya retro, kenyamanan dan efisiensi bahan bakar tetap menjadi prioritas

Berbekal modifikasi ini, Putut berhasil meraih Juara 1 Fazzio Modifest Yogyakarta kategori Gaya Gue yang berlangsung beberapa waktu lalu. Karyanya menjadi bukti bahwa skutik modern seperti Fazzio bisa tampil penuh karakter, nyaman digunakan harian, dan tetap menonjolkan identitas pengendaranya.

Semoga menginspirasi

Leave a comment