Pagi masbro..
Motor klasik dan berkelas yaitu classy lansiran Yamaha, Fazzio dan Grand Filano Hybrid Connection, selain tampil berkelas dengan gaya retro juga hi-tech dengan fitur canggih. Disokong mesin identik berkubikasi 125 cc, 1-silinder, SOHC, 2-katup, dengan sistem berpengabut injeksi Blue Core. Konfigurasi mesin overstroke, dengan langkah 57,9 mm dan diameter piston 52,4 mm, punya perbandingan kompresi 11:1
Mesin 125cc ini, dikombinasikan dengan teknologi hybrid. Yaitu tenaga asli dari mesin BlueCore serta tenaga yang disuplai dari Electric Power Assist Start, disingkat saja EPAS. Nah, kombinasi hybrid tadi tentunya nggak bisa jalan sendiri. Ada sejumlah komponen yang saling menunjang, antara lain Smart Motor Generator (SMG), aki, dan Starter Generator Control Unit (SGCU). Yuk kita bahas sedikit detail tentang si EPAS ini
Awalnya, aki pada Fazzio dan Grand Filano berfungsi sebagaimana layaknya motor lain, sebagai sumber daya untuk menghidupkan mesin, electric starter. Setelah mesin menyala, daya aki ini bakal langsung diisi kembali oleh komponen SMG. Berlanjut dengan EPAS bekerja untuk memberikan tenaga tambahan pada 3 detik pertama saat tuas gas diputar. EPAS ini, menggunakan daya dari aki untuk menghasilkan tenaga tambahan sehingga akselerasi awal lebih bertenaga dan halus ketika di medan menanjak atau berboncengan.
Setting pabrikan, EPAS aktif pada 3 detik pertama, dan selanjutnya secara otomatis EPAS tidak bekerja dan hanya mesin konvensional saja yang aktif laiknya motor biasa. Sistem ini akan aktif kembali ketika pengendara berhenti kemudian memutar tuas gas alias motor kembali berakselerasi . Siklus ini berulang seterusnya
Pabrikan pun menambahkan sistem lain untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar dan sistem hybrid ini. Grand Filano dan Fazzio, dibekali dengan Stop Start System (SSS). Ketika SSS ini diaktifkan, mesin motor bisa mati secara otomatis pada saat berhenti sesaat, dalam kurun waktu 5 detik. Yah, biasanya saat lampu merah tuh. SSS diterapkan untuk mengurangi konsumsi pemakaian BBM yang tidak perlu, seperti saat terjebak kemacetan panjang ata saat menunggu lampu merah serta bertujuan menurunkan emisi gas buang.
Pada Grand Filano dan Fazzio, masbro nggak bakal menemukan saklar tombol untuk mematikan sistem hybrid EPAS secara manual, sehingga akan terus bekerja secara otomatis. Tegangan normal untuk aktifnya sistem hybrid adalah di atas 12,4 volt dan bakal non-aktif secara otomatis jika tegangan akinya di bawah 12,4 volt. Pintar ya? Ya karena sistem EPAS ini diatur dalam Electronic Control Unit (ECU) yang canggih, sehingga mampu mendeteksi tegangan aki yang turun dan bakal menon-aktifkan EPAS, sehingga ada jeda waktu sistem mengisi kembali daya aki. Alhasil, aki pun bakal lebih terpelihara, sehingga meminimalkan kerusakan pada sel-sel aki.
Asyik ya, ilmu kali ini. Meski rada panjang dan lebar, tapi bisa memberikan gambaran bagaimana sistem hybrid pada Yamaha Fazzio dan Grand Filano bekerja memberikan tenaga ekstra saat akselerasi, sekaligus memapu menjaga kondisi aki sebagai sumber daya kelistrikan motor. Buat yang di Jawa Timur nih, berikut harga jual Fazzio dan Grand Filano yang dirilis PT Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ)
- Yamaha Fazzio Hybrid Connected tipe LUX : IDR 25.456.000
- Yamaha Fazzio Hybrid Connected tipe NEO : IDR 25.054.000
- Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected tipe LUX : IDR 29.688.000
- Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected tipe NEO : IDR 29.188.000
Semoga berguna




