Cobain tunggangan anak muda (1)

Beberapa hari yang lalu, keluarga besar saia punya gawe, yaitu mantu. Nah, seperti biasa, kalau ada acara keluarga, saia kebagian seksi repot, segala macam deh, mirip pembantu umum. Termasuk wira-wiri, seksi angkutan hingga sopir untuk pengantin πŸ˜†

alay limo2Nah, awalnya, sudah ada mobil pengantin dari pihak catering. Karena satu dan lain hal, akhirnya dibatalkan. Hmm…karena pengantin Jawa, lengkap dengan jarit/jarik kain, pasti bakal susah kalo naik “mobil biasa”. Harus yang rendah, yah, sebangsa sedan dan sejenisnya. Karena belum nemu, akhirnya, saia “pinjam paksa” sebuah sedan kepunyaan saudara. Anak muda yang punya. Pernah sih, dibawa ke rumah. Toyota Limo, dimodifikasi dengan full audio, tampilan racing plus sedikit oprek mesin dan roda. Dulu, pas ke rumah, memang ceper, karena pakai velg 15″ tapak lebaarr dan ban rada gendut, plus suspensi direndahkan. Lengkap dengan interior bergaya racing, dengan tachometer gede diatas dasbor, jok model sparco-sparcoan khusus pengemudi, dan setir berlingkar kecil ala mobil balap. Wow….Begitu si mobil saia ambil untuk persiapan, walahhh…ternyata makin bertambah ceper πŸ˜†

alay limoSekilas gak terlihat terlalu rendah ya? Tapi, kalau dibuat jalan, apalagi dengan muatan penumpang, ampyun…makin rendah, mepet dengan aspal. Karena waktu sudah mepet, nggak mungkin deh ganti mobil, dengan sedikit rasa khawatir, sepasang pengantin pun saia antar dengan Vios abal-abal ini. Apa yang terjadi saudara-saudara? Di beberapa gundukan jalan (baca:polisi tidur), sukses dengan mesra mencium gundukan aspal.

polisi tidurEeeh, maaf, salah gambar :mrgreen: :mrgreen. Yang ini bener

polisi-tidurPadahal, saia mengemudi dengan halus, seperti priyayi, pelan-pelan, dengan perasaan plus cari jalan yang rata, hindari gundukan/polisi tidur dan lubang. Sudah beberapa kali terlatih, jadi sopir VIP soalnya πŸ˜† πŸ˜† Emang sih, proses masuk penumpang gampang banget, wong rendah. Nggak susah meski pakai jarik dan baju pengantin lengkap.

Bantingan suspensi khas mobil ceper a.k.a rendah, yaitu dikeraskan, terasa sekali. Masih main sih, sokbrekernya πŸ˜† Ditemani audio yang berdentum denganΒ  subwoofer 10″ dan knalpot racing meraung, sukses mencuri perhatian pengguna jalan, hehehehehehe…. Untunglah, nasib baik tak ada kendala hingga selesai acara. Tersisa beberapa oleh-oleh, menambah panjang daftar cidera sang Limo.

alay limo1Yups, kepet sepatbor depan yang semakin dalam tergerus kala mentok jalan tak rata. Kata empunya, sudah biasa sih itu, tapi ya…..perasaan ngilu kalau dengar suara gesekan dengan aspal πŸ˜† Nggak sayang ya, sama tunggangan? Ya, resiko modifikasi, kata empunya sambil nyengir. Anak muda nan gaul :mrgreen: Untungnya, semua peralatan keamanan alias safety, masih berfungsi normal, mulai lampu depan non HID, sein lengkap dan nyala, spion OK, hingga sabuk pengaman juga masih terpasang komplit. Surat-menyurat? Siap jalan, bayar pajak pun tertib. Oke-lah…dimaafkan πŸ˜†

Ternyata, seperti itu rasanya..hmm :mrgreen:

Advertisements

4 comments on “Cobain tunggangan anak muda (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s