Pagi masbro..
Buat masbro dan mbaksis yang pernah ngalamin era tahun 1990an dan kenal banget dengan motor 2 tak, pasti gak asing dengan Yamaha TZM 150
Motor yang sempat hadir di Indonesia di tahun 1996 – 1998 ini, memang ganteng pake banget. Saia sempat punya juga, berupa poster Lha gimana, harganya jelas tak terjangkau lah… apa daya mampunya cuma bisa tebus GL Max 1995 bekas. Apalagi yang warna ini nih, beuhh

Tampangnya nggak sebengis motor sport fairing tetangga memang, tapi punya ciri khas sendiri. Fairing lancip, setang jepit dipadu bodi yang aerodinamisnya nyambung mulai depan hingga belakang. Kaki-kaki juga bermodel biasa, dengan sokbreker teleskopik depan serta monosok di belakang dengan swing arm konvensional, lagi-lagi gak se-wah merk sebelah yang sudah model balap dengan lengan ayun pincang sebelah/pro-arm. Tapi, tampilan rangka twin spar yang dilabeli deltabox oleh Yamaha, bener-bener dongkrak kekar fisiknya
Velg almunium palang 3, dan yang asyik, adalah cakram depan yang diameternya gede bermodel semi floating. Cakram ini sangat populer era 90an, sampai banyak produk variasi yang meniru dengan memberi tagline “cakram TZM” 😆
TZM 150 ini sudah pakai teknologi canggih di era itu. Yaitu YPVS (Yamaha Power Valve System) yang dipasok bahan bakarnya oleh karburator Mikuni bertipe VM30SS yang dilengkapi powerjet.
Alhasil, dengan mesin “sederhana” 1 silindernya, mampu hasilkan performa tinggi dengan tenaga 35,3-36 DK.
Spesifikasi mesin kubikasi persis ada di angka 147cc dengan pendingin cairan alias dilengkapi radiator. Tenaga maksimal menurut spek resmi adalah 36 dk @ 10.500 rpm dan torsi 24,5 Nm @ 9.500 rpm yang disalurkan ke roda dengan 6 percepatan manual.
Jambakan tenaganya memang gak main-main, responsif khas 2 tak. Buat anak muda sekarang yang belum mengalami pegang motor 2 tak, ya kaget itu wajar 😆 Apalagi bobotnya ringan banget, hanya 119 kg saja
Yang bikin “misterius” nih motor adalah populasinya yang memang nggak banyak. Di kurun waktu 1996-1998 yang hanya 3 tahun itu, estimasi unit yang beredar di Indonesia hanya sekitar 300 unit saja. Sangat sedikit, apalagi memang nih TZM didatangkan utuh dari negeri tetangga, alias CBU (completely build up)
Di tahun terakhirnya beredar, nih TZM 150 banderolnya cukup tinggi, yaitu di angka IDR 18,6 juta. Bandingkan dengan lansiran Kawasaki yaitu Ninja 150R (produk rakitan lokal) yang harganya ‘hanya’ IDR 12,8 juta, Suzuki RGR dengan harga IDR 8.000.000an serta Honda NSR 150 yang juga berkisar IDR 12jutaan
Begitu tahun 1998 krisis moneter melanda tanah air, harganya melambung tinggi hingga capai angka 24 jutaan yang akhirnya semakin tak terjangkau masyarakat dan akhirnya, stop deh, nggak lagi dijual oleh Yamaha Indonesia saat itu. Tapi jangan bandingkan duit IDR 24 jutaan saat itu dengan 24 jutaan saat ini ya, bedanya berkali lipat, hehehehe
Mengenang salah satu motor idaman yang tak terbeli hingga sekarang, ayo, siapa nih yang senasib dengan saia? Wkwkwkkwkwkwk
Semoga menginspirasi
Spesifikasi singkat Yamaha TZM 150
Engine : 2 Tak, Single Cylinder, Liquid Cooled, Reed Valve, Yamaha Power Valve System (YPVS)
Kapasitas Silinder : 147 cc
Bore x Stroke : 59 X 54 mm
Rasio Kompresi : 6,0 : 1
Penyuplai BBM : Karburator Mikuni VM30SS
Max Power : 35,3 HP @ 10.500 Rpm
Max Torque : 25 N.m @ 9,500 Rpm
Starter Sytem : Electric Starter
Lubrication System : Wet Sump
Transmisi : 6 Speed, Penggerak Rantai
Dimensi
Panjang : 1,965 m
Lebar : 0,685 m
Tinggi : 1,1 m
Jarak Sumbu Roda : 1,33 m
Tinggi Jok : 0,765 m
Berat Kosong : 119 Kg
Suspensi Depan : Telescopic,Coil Spring, Oil Damped
Suspensi Belakang : Swingarm, Coil spring, Oil Damped
Rem Depan : Full Floating Disc, Kaliper 2 Piston
Rem Belakang : Disc, Kaliper 1 Piston
Ban Depan : 90/80 -17 46S
Ban Belakang : 110/80 ? 17 57S
Pengapian : Electronic CDI
Kapasitas Tangki BBM : 13 Liter
