Pagi masbro..
Pasti sudah paham kan, bentukan master rem depan dan belakang untuk rem cakram sepeda motor? Secara standar pabrikan, memang bentukan dan ukurannya berbeda. Hal ini bukan nggak punya tujuan, namun ada fungsi safety dibaliknya


Secara teknis, rem depan punya fungsi lebih besar karena dia bertugas utama mengurangi kecepatan sepeda motor. Sedangkan rem belakang, meski tetap berfungsi mengurangi kecepatan, namun tugasnya lebih utama adalah menjaga kestabilan dan kontrol sepeda motor
Master rem depan, didesain untuk dioperasikan dengan jari, sehingga lebih lembut namun punya daya tekan lebih besar karena gunakan piston yang cukup besar untuk mendorong fluida/minyak rem menuju kaliper depan. Misal nih, kepunyaan Honda CBR150, ukuran piston master rem depannya adalah 12,7 mm yang kalo orang awam biasa menyebut 1/2 inchi
Sedangkan master rem belakang, dioperasikan dengan injakan kaki sehingga perlu setting yang lebih keras supaya enggak terlalu pakem. Namun, master rem ini, punya desain lebih kecil dan otomatis pistonnya juga lebih kecil yaitu hanya 11 mm. Tekanan minyak rem lebih kecil, juga menekan kaliper yang kecil bila dibandingkan kaliper depan.
Dominannya adalah kekuatan, karena dioperasikan dengan diinjak, kebayang kan injakan kaki kita? Apalagi pas situasi darurat, yakin deh, menginjak rem bisa dengan sekuat tenaga
Karena punya desain dan struktur beda, sama sekali nggak disarankan untuk modifikasi menggunakan master rem depan dipakai di rem belakang. Selain tekanan lebih besar sehingga berpotensi membuat rem terkunci, daya tahan si master rem depan ini juga bakal dihajar dengan injakan kaki yang jauh lebih kuat ketimbang remasan jari tangan. Bisa dibayangkan kan, kira-kira hasilnya?
Ini pernah jamak dipakai era sekitar tahun 1990an, dimana belum umum penggunaan rem cakram belakang. Alhasil anak muda jaman itu (termasuk saia) 😆 sempat ikut tren pasang rem cakram belakang dengan modifikasi. Bahannya, pakai cakram depan Honda Supra X yang dibuatkan dudukan di tromol Honda GL-Max jaman itu, kombinasi kaliper Supra X 100 juga berikut master rem depan Supra sekaligus. Susah banget perangkat modikasi yang proper, adapun ya harganya tak terjangkau
Keren memang, tapi pakemnya rada kelewatan, wkwkwkwk… dan terbukti, umur master rem juga nggak lama karena bekerja keras diinjak. Sayang banget nggak sempat menyimpan fotonya
Jadi, yang jelas, jangan sampe modifikasi yang punya resiko macam ini ya… semua ada hitungan teknis, berkaitan dengan safety
Semoga berguna


