Rawon Kereng Karangploso

Pagi masbro..

Kuliner, alias makan-makan, biasanya agenda wajib saat jalan bareng keluarga. Entah itu sekedar ngebakso di pinggir jalan, atau apalah yang ditemui di jalan, dan kiranya aman untuk dimakan 😆 Nah, kali ini menu yang diserbu adalah Rawon.

Rawon, merupakan salah satu menu makanan khas Jawa Timur, dan salah satu menu favorit junior saia, sampe si kecil yang masih usia 2 tahunan. Gampangnya, ini adalah semacam semur daging dengan bumbu hitam dari kluwek. Kluwek itu apaan? Ini merupakan salah satu buah khas endemik Indonesia. Selain punya rasa khas, dari kluwek ini menghasilkan warna hitam yang membuat ciri khusus pada rawon.

Pulang dari main air di salah satu wisata di kota Batu, melalui jalur alternatif di Karangploso, ketemu dengan warung bernama unik ini. Warung Rawon Kereng. Kalau dari nama, bahasa terjemahan dari ‘kereng’ ini adalah ‘galak, buas’. Dari bahasa Jawa nih. Unik ya?  Penasaran, juga karena semua pada lapar, akhirnya belok deh ke warung ini.

Posisi warung rawon ini, kalau dari arah Malang ke Batu lewat Karangploso, ada di kiri jalan, sisi selatan. Berdiri didekat persawahan yang lumayan asri. Ada tempat parkir berpaving yang muat untuk 3 mobil dan beberapa sepeda motor. Bersih dan rapi nih warung.

Langsung deh, pesen menu ‘rawon kereng’-nya. Oh iya, selain rawon, ada juga aneka lalapan sebagai menu tambahan yang bisa dipilih. Untuk minuman, standar saja sih, kayak teh, kopi dan beberapa pilihan jus. Nggak berapa lama, nongol deh pesanan kami, ‘rawon kereng’.

Sepiring nasi, dengan kuah rawon yang kehitaman, dengan beberapa potongan daging sapi. Ditambah sepotong tempe goreng yang masih panas sebagai lauk tambahan. Dihiasi taburan bawang goreng diatasnya, serta dilengkapi sambal di sisinya plus tauge. Tauge? Iya, khasnya rawon, selain dilengkapi sambal juga ada tauge pendek, yaitu kecambah dari kacang hijau. Rasanya? Seger seger khas

Langsung saja dijajal. Sruput kuahnya, hems..nggak kelewat pekat kuahnya. Rasa bumbunya nih, yang sedap. Sikat deh.., nggak terasa pedasnya, si kecil bisa menikmati langsung tanpa kepedasan. Kan ada tuh , jenis rawon yang ditambah cabai pada bumbunya sehingga rada terasa pedas-pedasnya nggak dominan. Tak terasa, dalam waktu singkat, tandas sepiring rawon di meja saia. Kok rada kurang ya? 😆 Ah, ternyata memang porsinya rada minimalis, hehehehe. Alhasil, nambah deh sepiring lagi 😆 Ditemani es teh pereda pedas sambal, hanya kurang pendamping mendol. Itu tuh, gorengan dari tempe yang dikepal-kepal dan dibumbui lagi. Mungkin karena sudah hadir tempe dalam bentuk gorengan.

Usai santap porsi kedua, rasa kenyang menghampiri deh. Sambil menyeruput es teh di dalam gelas besar seukuran stoples, punggung pun bersandar di kursi sambil mengucap syukur karena kenyang. Karena si kecil sudah mulai gak betah diam dan juga terlihat hujan mulai mereda, saia pun beranjak ke kasir membayar. Betul memang, sesuai cetakan di banner, bahwa harga seporsi Rawon Kereng ini memang hanya IDR 10.000 saja, ditambah minuman es teh seharga IDR 3.000 . Tinggal mengalikan saja total sekeluarga ditambah beberapa bungkus kerupuk. Sambil membayar tadi, saia sempat sedikit ngobrol dengan mas pemilik warung dan menghilangkan rasa penasaran tentang judul nama warung dan makanannya. “Mas, kok namanya Rawon Kereng? Njenengan itu lho ya ramah, ndak kereng (galak) sama sekali, kok nama warungnya unik? ” Sambil senyum simpul, mas pemilik itu menjelaskan. Ternyata, nama ‘kereng’ atau galak dalam bahasa Indonesia, untuk melambangkan rasa bumbu yang kuat pada masakan rawonnya. Selain bumbu yang terasa kuat/banget, ‘kereng’ juga dihadirkan pada pedas sambalnya. Woalah, pantes, saia cuma mbatin, tumben nih sambal rawon pedas banget. Hehehehehe..

Lain kali, coba deh menu lalapannya, apakah sambal lalapannya juga ‘kereng’ alias galak pedasnya, sesuai nama warungnya. Kepingin?? Monggo, yang kebetulan menuju kota wisata Batu, dan melalui jalur alternatif Karangploso, di pertengahan jalan nggak sulit kok menemukan warung makan ini.

Semoga berguna

Advertisements

One comment on “Rawon Kereng Karangploso

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s