Bahan SIM habis di beberapa wilayah Jawa Timur?

Setelah rame soal keterlambatan material alias bahan untuk pembuatan STNK dan BPKB, sekarang, sepertinya, kasus serupa merembet ke pembuatan SIM.
Ceritanya, salah seorang teman kerja, baru ingat, kalo SIM-nya mau mati alias perlu diperpanjang. Maklum, gak mau ingat-ingat tanggal lahir, biar gak ditodong traktiran kawan-kawan lainnya 😆
Setelah sadar, beliau langsung bergegas ke salahsatu mal di kota Malang, yang punya layanan SIM, maksudnya biar gak ribet ke bagian SIM Polresta Malang.
Hewes-hewes, beli formulir, isi dan segala macemnya, total jenderal kalo gak salah ingat, beliau habis 100 ribuan lebih dikit. Was-wes-wos, beranjak ke pengambilan foto, lancar. Nah, pas proses pencetakan SIM, ndilalah kok printer (bener gak namanya printer?? :mrgreen: ) kok ngadat. Cetak pertama, warna jadi merah semua, diulangi malah jadi biru semua. Walhasil, disuruh balik keesokan hari, dijanjikan selesai karena sang printer mau diperbaiki dulu.
Untung belom sampe mati, pikir mas Tri, nama teman ini. Besoknya, pas istirahat makan siang, balik lagi ke SIM corenr di mal tadi, yang untungnya dekat tempat kerja. Whaladalah, ternyata malah gak bisa dicetak, karena kata petugas, kehabisan bahan baku SIM.
Busyet….mas Tri ini cuman tepok jidat, gagal maning gagal maning…
“Terus nasib saya gimana dong?” keluhnya setengah meratap (lebay ya??? emang gitu orangnya 😆 )
“tenang aja mas, kita kasih surat keterangan, yang fungsinya ganti SIM sampeyan sementara waktu…” kata petugas
AKhirnya, mas Tri pun pulang sambil membawa selembar kertas seperti ini
surat keterangan
Kalo informasi dari petugas, kemungkinan pertengahan September ini sudah bisa dicetak lagi, namun jelasnya, si mas Tri ini masih belum balik ke SIM corner lagi…
Yah, semoga aja gak lama-lama, lagi pula masa berlaku surat keterangan itu emang hanya 2 bulan sejak tanggal pembuatan. Saia juga menyarankan, agar mas Agus ini hati-hati menyimpan surat keterangan tadi, karena hanya selembar kertas biasa, yang sangat mungkin ketlisut, atau malah ikut tercuci karena wajib dibawa-bawa kemanapun 😆
Kalo tercuci sampe hancur, walhasil harus bikin baru deh kayaknya…
Semoga berguna

7 comments on “Bahan SIM habis di beberapa wilayah Jawa Timur?

    • idem A’…kemaren majekin punya kantor, cuma dikasih bukti PKB ajah, STNK nyusul katanya, tapi entah kapan 😆

      Like

Leave a reply to demit ningrat Cancel reply